{"id":1822,"date":"2026-02-26T17:00:00","date_gmt":"2026-02-26T10:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/dawainews.com\/?p=1822"},"modified":"2026-02-26T13:44:58","modified_gmt":"2026-02-26T06:44:58","slug":"berburu-pabukoan-tradisional-di-minang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dawainews.com\/?p=1822","title":{"rendered":"Berburu Pabukoan Tradisional Di Minang"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Dawai News, Sumatera Barat<\/strong> &#8211; Berburu Pabukoan  &#8220;takjil&#8221; merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu saat Bulan Ramadhan. Berbagai pilihan makanan dan minuman yang dijual para pedagang pabukoan pun bermacam-macam. Biasanya, pabukoan identik dengan\u00a0jajanan tradisional\u00a0khas daerah tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Sumatera Barat, banyak penjual Pabukoan yang menjajakan makanan serta minuman lokal yang legendaris. <\/p>\n\n\n\n<p>Mari kita Coba ;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">1. Lamang Tapai<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/image.idntimes.com\/post\/20240319\/img-20240319-201617-2f650018315742bdd475cda3cb4689ad.jpg?w=640&#038;ssl=1\" alt=\"Lamang Tapai (instagram.com\/namaku.cyn)\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Lamang Tapai (instagram.com\/namaku.cyn)<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Lamang tapai berasal dari beras ketan yang dicampur dengan santan, baru setelah itu dimasak. Cara memasak lamang tapai juga unik, yaitu dengan cara dimasukkan ke dalam batang bambu terlebih dahulu, setelah itu dimasak di atas bara api.<\/p>\n\n\n\n<p>Sesuai namanya, kue ini disajikan bersama tape ketan di atasnya. Teksturnya lembut dan punya cita rasa yang legit. Siapapun bakal ketagihan, deh ketika menyantapnya. Sangat cocok tentunya untuk takjil buka puasa.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">2. Aia Aka<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/image.idntimes.com\/post\/20240319\/img-20240319-201831-bfbbe534a4ba63201225019ea7ffda89.jpg?w=640&#038;ssl=1\" alt=\"Aia Aka (Instagram.com\/belanga.id)\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Aia Aka (Instagram.com\/belanga.id)<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Takjil khas Sumatera Barat selanjutnya adalah aia aka. Aia aka merupakan minuman yang terbuat dari sari pati perasan daun cincau yang sudah mengental. Biasanya, ini disajikan bersama campuran air daun kacang, santan, gula aren, serta air jeruk nipis yang membuat rasanya semakin segar.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat bulan Ramadhan, banyak penjual aia aka yang ada di pinggir-pinggir jalan. Selain rasanya yang enak, minuman ini juga memiliki banyak manfaat, lho. Seperti melancarkan pencernaan, memperkuat sistem imun, serta baik untuk kesehatan organ tubuh seperti jantung dan&nbsp; ginjal.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">3. Es Tebak<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/image.idntimes.com\/post\/20240319\/img-20240319-202052-0d3c7b0115333893835a4723c9cd4dcf.jpg?w=640&#038;ssl=1\" alt=\"Es Tebak (instagram.com\/rasmi_yah)\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Es Tebak (instagram.com\/rasmi_yah)<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Tak kalah segarnya dengan Aia Aka, menu\u00a0takjil\u00a0satu ini juga wajib dicoba. Minuman ini merupakan es campur khas Sumatera Barat yang cukup terkenal. Akan sangat kurang rasanya bila berbuka puasa tidak dibarengi dengan es tebak.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Tebak&#8221; merupakan bahan utama untuk membuat es ini. Merupakan olahan tepung beras ketan dan sagu yang dimasak bersama air garam lalu diberi kapur sirih. Setelah matang, adonan dicetak berbentuk seperti cendol kemudian disajikan bersama pelengkapnya. Mulai dari es serut, air gula, sirup, dan susu kental manis.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">4. Lompong Sagu<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/image.idntimes.com\/post\/20240319\/img-20240319-202248-4165f5f2f3a9349dd2131a4267880ccc.jpg?w=640&#038;ssl=1\" alt=\"Lompong Sagu (instagram.com\/octarinadina)\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Lompong Sagu (instagram.com\/octarinadina)<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Bentuknya seperti lontong, tapi punya cita rasa manis legit. Apalagi kalau bukan Lompong Sagu? Kue khas Sumatera Barat ini cocok banget dijadikan makanan pembatal puasa. Biasanya, lompong sagu dimakan bareng parutan kelapa supaya ada sensasi gurih-gurihnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kue ini terbuat dari campuran tepung sagu, pisang kepok, santan, kelapa, dan gula aren. Lompong sagu dimatangkan dengan cara dipanggang, bukan dikukus. Teksturnya kenyal dan padat, jadi cukup mengenyangkan. Apalagi ketika baru diangkat, harumnya bikin ngiler.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">5. Kue Mangkuak Sayak<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/image.idntimes.com\/post\/20240319\/img-20240319-202418-6e6b67a8cf2b1d0abebe7ba63513cb58.jpg?w=640&#038;ssl=1\" alt=\"Kue Mangkuak Sayak (instagram.com\/infosumbar)\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Kue Mangkuak Sayak (instagram.com\/infosumbar)<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Kue Mangkuak Sayak menjadi takjil khas Sumatera Barat terakhir yang wajib untuk dicoba. Kue yang cukup unik ini disajikan di dalam batok kelapa yang membuatnya seperti mangkuk. Teksturnya lembut dan sedikit lembek, serta punya cita rasa manis, jadi cocok dinikmati oleh semua kalangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Bahan dan proses membuat kue mangkuak sayak ini tidak terlalu sulit. Bahkan kue ini hanya memakai tiga bahan utama yaitu tepung beras, santan, dan gula merah. Kalau kamu ke kota-kota besar di Sumatera Barat seperti\u00a0Padang, kamu bakal dengan mudah mendapatkan kue ini saat bulan Ramadhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sumatera Barat punya banyak\u00a0jajanan tradisional\u00a0yang eksistensinya masih terjaga sampai sekarang. Terutama di bulan Ramadhan seperti ini, makanan atau minuman khas ini seperti terlahir kembali dan menjadi menu takjil favorit. Tentu, kamu wajib coba salah satunya, ya! <strong>*******<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dawai News, Sumatera Barat &#8211; Berburu Pabukoan &#8220;takjil&#8221; merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu saat Bulan Ramadhan. Berbagai pilihan makanan dan minuman yang dijual para pedagang pabukoan pun bermacam-macam. Biasanya, pabukoan identik dengan\u00a0jajanan tradisional\u00a0khas daerah tersebut. Sumatera Barat, banyak penjual Pabukoan yang menjajakan makanan serta minuman lokal yang legendaris. Mari kita Coba ; 1. Lamang Tapai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1823,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"slim_seo":{"facebook_image":"https:\/\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/img-20240319-202248-4165f5f2f3a9349dd2131a4267880ccc.webp","twitter_image":"https:\/\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/img-20240319-202248-4165f5f2f3a9349dd2131a4267880ccc.webp","title":"Berburu Pabukoan Tradisional Di Minang - Dawai News.Com","description":"Dawai News, Sumatera Barat - Berburu Pabukoan \"takjil\" merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu saat Bulan Ramadhan. Berbagai pilihan makanan dan minuman yang"},"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[288],"class_list":["post-1822","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-jalan-jalan","tag-beburu"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/img-20240319-202248-4165f5f2f3a9349dd2131a4267880ccc.webp?fit=1000%2C618&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":2536,"url":"https:\/\/dawainews.com\/?p=2536","url_meta":{"origin":1822,"position":0},"title":"Bupati Tanah Datar Hadiri Rapat Tol","author":"dw","date":"April 10, 2026","format":false,"excerpt":"Dawai News, Tanah Datar - Bupati Tanah Datar, Eka Putra menghadiri rapat pendahuluan pembangunan Jalan Tol Pekanbaru\u2013Padang Seksi Bukittinggi\u2013Padang Panjang\u2013Sicincin yang digelar di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Kamis, 9 April 2026. Rapat tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Muhibuddin, dan turut dihadiri Wakil Ketua Komisi VI\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Daerah&quot;","block_context":{"text":"Daerah","link":"https:\/\/dawainews.com\/?cat=17"},"img":{"alt_text":"667749769 2454950835011716 7610363015734196924 n","src":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/667749769_2454950835011716_7610363015734196924_n.jpg?fit=600%2C400&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/667749769_2454950835011716_7610363015734196924_n.jpg?fit=600%2C400&ssl=1&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/667749769_2454950835011716_7610363015734196924_n.jpg?fit=600%2C400&ssl=1&resize=525%2C300 1.5x"},"classes":[]},{"id":1254,"url":"https:\/\/dawainews.com\/?p=1254","url_meta":{"origin":1822,"position":1},"title":"Menteri PU Tinjau Jalan Malalak &#8211; Bukittinggi","author":"dw","date":"Januari 29, 2026","format":false,"excerpt":"Dawai News, Sumatera Barat - Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo tinjau ruas jalan terdampak bencana hidrometeorologi Malalak \u2013 Bukittinggi di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Rabu, 28 Januari 2026. Dalam kunjungan tersebut, Dody memastikan pihaknya tengah menyiapkan pembangunan jembatan permanen, sembari menuntaskan pemasangan jembatan sementara untuk menjaga\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Daerah&quot;","block_context":{"text":"Daerah","link":"https:\/\/dawainews.com\/?cat=17"},"img":{"alt_text":"622798600 1359998472841048 3399046878197780604 n","src":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/622798600_1359998472841048_3399046878197780604_n.jpg?fit=600%2C400&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/622798600_1359998472841048_3399046878197780604_n.jpg?fit=600%2C400&ssl=1&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/622798600_1359998472841048_3399046878197780604_n.jpg?fit=600%2C400&ssl=1&resize=525%2C300 1.5x"},"classes":[]},{"id":1411,"url":"https:\/\/dawainews.com\/?p=1411","url_meta":{"origin":1822,"position":2},"title":"Berwisata ke Lima Puluh Kota dan Payakumbuh","author":"dw","date":"Februari 5, 2026","format":false,"excerpt":"Dawai News, Sumatera Barat - Lima puluh Kota memiliki sejarah yang panjang dan kaya akan budaya, dengan berbagai peninggalan sejarah dan arsitektur yang masih terjaga hingga saat ini. Juga dikenal sebagai daerah yang memiliki potensi besar dalam sektor pariwisata, dengan berbagai objek wisata yang menarik dan beragam. Salah satu potensi\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Jalan Jalan&quot;","block_context":{"text":"Jalan Jalan","link":"https:\/\/dawainews.com\/?cat=12"},"img":{"alt_text":"Tripsumbar 243484558 228649579281394 4302390732090684379 nwebp 384910df59048f69afd0d28a1f5a4df0 7f5808f07ae4ab0739e01cdd890d82f9","src":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/tripsumbar-243484558-228649579281394-4302390732090684379-nwebp-384910df59048f69afd0d28a1f5a4df0-7f5808f07ae4ab0739e01cdd890d82f9.webp?fit=1000%2C635&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/tripsumbar-243484558-228649579281394-4302390732090684379-nwebp-384910df59048f69afd0d28a1f5a4df0-7f5808f07ae4ab0739e01cdd890d82f9.webp?fit=1000%2C635&ssl=1&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/tripsumbar-243484558-228649579281394-4302390732090684379-nwebp-384910df59048f69afd0d28a1f5a4df0-7f5808f07ae4ab0739e01cdd890d82f9.webp?fit=1000%2C635&ssl=1&resize=525%2C300 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/tripsumbar-243484558-228649579281394-4302390732090684379-nwebp-384910df59048f69afd0d28a1f5a4df0-7f5808f07ae4ab0739e01cdd890d82f9.webp?fit=1000%2C635&ssl=1&resize=700%2C400 2x"},"classes":[]},{"id":1326,"url":"https:\/\/dawainews.com\/?p=1326","url_meta":{"origin":1822,"position":3},"title":"Bupati Tanah Datar Hadiri Rapat Tol  Dengan Kementrian PU","author":"dw","date":"Februari 4, 2026","format":false,"excerpt":"Dawai News, Tanah Datar - Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE., MM., menghadiri rapat pembahasan lanjutan rencana pembangunan Jalan Tol Padang\u2013Pekanbaru Seksi Bukittinggi\u2013Sicincin yang digelar di Gedung Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI, Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026. Rapat tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Andre Rosiade, Gubernur Sumatera\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Daerah&quot;","block_context":{"text":"Daerah","link":"https:\/\/dawainews.com\/?cat=17"},"img":{"alt_text":"626781182 2397958897377577 1285500387257307803 n","src":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/626781182_2397958897377577_1285500387257307803_n.jpg?fit=600%2C400&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/626781182_2397958897377577_1285500387257307803_n.jpg?fit=600%2C400&ssl=1&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/626781182_2397958897377577_1285500387257307803_n.jpg?fit=600%2C400&ssl=1&resize=525%2C300 1.5x"},"classes":[]},{"id":2341,"url":"https:\/\/dawainews.com\/?p=2341","url_meta":{"origin":1822,"position":4},"title":"Sumbar Lakukan CFD","author":"dw","date":"April 6, 2026","format":false,"excerpt":"Dawai News, Sumatera Barat - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) lakukan kegiatan Car Free Day (CFD), di sepanjang kawasan Jalan Sudirman, Kota Padang, Minggu, 5 April 2026. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menegaskan dibukanya kembali CFD tidak hanya sebagai ruang untuk berolahraga, tetapi juga menjadi wadah produktif bagi pelaku usaha\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Daerah&quot;","block_context":{"text":"Daerah","link":"https:\/\/dawainews.com\/?cat=17"},"img":{"alt_text":"667714727 1416925010481727 3497862171165418845 n","src":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/667714727_1416925010481727_3497862171165418845_n.jpg?fit=600%2C400&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/667714727_1416925010481727_3497862171165418845_n.jpg?fit=600%2C400&ssl=1&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/667714727_1416925010481727_3497862171165418845_n.jpg?fit=600%2C400&ssl=1&resize=525%2C300 1.5x"},"classes":[]},{"id":1969,"url":"https:\/\/dawainews.com\/?p=1969","url_meta":{"origin":1822,"position":5},"title":"Wagub Sumbar Serahkan Dana Hibah","author":"dw","date":"Maret 5, 2026","format":false,"excerpt":"Dawai News, Sumatera Barat - Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy serahkan dana hibah Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumbar kepada Pengurus Masjid Raya Desa Taluk, Kota Pariaman, Rabu, 4 Maret 2026. Penyerahan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan Wakil Gubernur di Kota Pariaman. Dalam sambutannya, Vasko Ruseimy\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Daerah&quot;","block_context":{"text":"Daerah","link":"https:\/\/dawainews.com\/?cat=17"},"img":{"alt_text":"646114210 1390661856441376 7016995731260890283 n","src":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/646114210_1390661856441376_7016995731260890283_n.jpg?fit=600%2C400&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/646114210_1390661856441376_7016995731260890283_n.jpg?fit=600%2C400&ssl=1&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/646114210_1390661856441376_7016995731260890283_n.jpg?fit=600%2C400&ssl=1&resize=525%2C300 1.5x"},"classes":[]}],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p9UIqN-to","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1822","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1822"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1822\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1824,"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1822\/revisions\/1824"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1823"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1822"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1822"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1822"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}