{"id":3734,"date":"2026-06-30T11:32:55","date_gmt":"2026-06-30T04:32:55","guid":{"rendered":"https:\/\/dawainews.com\/?p=3734"},"modified":"2026-06-30T11:40:27","modified_gmt":"2026-06-30T04:40:27","slug":"perpustakaan-sebagai-pusat-aktivitas-akademik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dawainews.com\/?p=3734","title":{"rendered":"Perpustakaan Sebagai Pusat Aktivitas Akademik"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Disusun Oleh: Lili Guswanti, SH<\/strong> <strong>(Kabid Pengelola Perpustakaan Kabupaten Solok)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pendidikan merupakan salah satu yang terpenting dalam kehidupan. Dalam bahasa Inggris pendidikan berarti education. Sedangkan dalam bahasa latin berarti educatum yang berasal dari kata E dan Duco, E berarti perkembangan dari luar dari dalam ataupun perkembangan dari sedikit menuju banyak, sedangkan Duco berarti sedang berkembang. Dari sinilah, pendidikan bisa juga disebut sebagai upaya guna mengembangkan kemampuan diri.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">UUD 1945 Pasal 31 ayat 1 disebutkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Dalam dunia pendidikan (ilmu pengetahuan), buku terbukti berdaya guna dan bertepat guna sebagai salah satu sarana pendidikan dan sarana komunikasi.\u00a0Dalam kaitan inilah perpustakaan dan pelayanan perpustakaan harus dikembangkan sebagai salah satu instalasi untuk mewujudkan tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini tertuang dalam UU No.43 tahun 2007 Pasal 3 dimana disebutkan bahwaperpustakaan berfungsi sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi untukmeningkatkan kecerdasan dan keberdayaan bangsa. &nbsp;Perpustakaan merupakan bagian yang vital dan besar pengaruhnya terhadap mutu pendidikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun dalam pelaksanaanya pemanfaatan perpustakaan dalam dunia pendidikan masih rendah terlebih untuk jenjang pendidikan dibawah perguruan tinggi. Padahal seharusnya sejak dini diperkenalkan perpustakaan sebagai wadah pembelajaran selain pembelajaran di ruang kelas. Dengan demikian, perpustakaan bukanlah sekadar tempat membaca buku, tetapi sebuah institusi pengetahuan yang memiliki peran strategis dalam perkembangan peradaban.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Perpustakaan sebagai Pusat Informasi dan Pengetahuan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perpustakaan modern menyajikan berbagai jenis koleksi, mulai dari buku cetak, e-book, jurnal elektronik, hingga database digital. Fungsi ini menegaskan bahwa perpustakaan adalah pusat informasi yang menyediakan akses terhadap ilmu pengetahuan yang terus berkembang. Menurut Sutarno (2006), perpustakaan adalah \u201cjantungnya perguruan tinggi\u201d karena menyediakan informasi yang diperlukan untuk menunjang kegiatan akademik. Mahasiswa, dosen, maupun peneliti dapat menggali literatur untuk menulis karya ilmiah, melakukan penelitian, atau memperdalam pemahaman akademik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lebih jauh, kehadiran teknologi informasi menjadikan perpustakaan sebagai perpustakaan digital. Layanan berbasis internet, katalog daring, dan repositori institusi membuat akses informasi tidak lagi terbatas pada ruang fisik. Dengan begitu, perpustakaan menjadi pusat ilmu yang adaptif terhadap perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Perpustakaan sebagai Ruang Belajar dan Penelitian<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain sebagai pusat informasi, perpustakaan juga berfungsi sebagai ruang belajar dan penelitian. Banyak perpustakaan perguruan tinggi menyediakan ruang diskusi, ruang seminar kecil, bahkan fasilitas multimedia untuk menunjang riset. Menurut Lasa HS (2009), perpustakaan memiliki fungsi edukatif, yakni menjadi tempat untuk belajar mandiri dan meningkatkan kemampuan intelektual.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Perpustakaan sebagai Pelestari Budaya dan Pengetahuan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu fungsi vital perpustakaan adalah melestarikan karya intelektual dan budaya bangsa. Koleksi langka, naskah kuno, dan arsip bersejarah sering disimpan dan dirawat dengan baik di perpustakaan. Hal ini sesuai dengan pendapat Sulistyo-Basuki (1991) yang menyebutkan bahwa perpustakaan juga berfungsi sebagai pusat pelestarian informasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh nyata dapat dilihat pada perpustakaan daerah yang mengoleksi karya sastra tradisional, atau perpustakaan perguruan tinggi yang menyimpan skripsi, tesis, dan disertasi mahasiswa sebagai warisan akademik. Dengan peran ini, perpustakaan tidak hanya mendukung kegiatan belajar, tetapi juga menjaga identitas dan memori kolektif bangsa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Perpustakaan sebagai Pusat Literasi dan Inovasi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Era digital menuntut perpustakaan untuk tidak sekadar menjadi tempat penyimpanan buku, tetapi juga pusat literasi dan inovasi. Menurut IFLA (2017), perpustakaan harus aktif meningkatkan literasi informasi, yaitu kemampuan masyarakat untuk mencari, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara efektif. Oleh karena itu, banyak perpustakaan kini mengadakan program literasi digital, workshop penulisan, pelatihan penggunaan database, hingga layanan berbasis teknologi seperti Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh, perpustakaan perguruan tinggi dapat mengadakan pelatihan Mendeley untuk manajemen referensi, atau pelatihan Turnitin untuk mencegah plagiarisme. Program-program ini memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat inovasi akademik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Perpustakaan sebagai Ruang Sosial dan Kolaboras<\/strong>i<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain fungsi akademik, perpustakaan juga berfungsi sebagai ruang sosial. Di banyak kampus, perpustakaan menjadi tempat pertemuan mahasiswa untuk berdiskusi, melakukan kerja kelompok, atau berkolaborasi dalam penelitian. Menurut Oldenburg (1999), perpustakaan bahkan bisa menjadi \u201cthird place\u201d atau ruang ketiga setelah rumah dan tempat kerja\/sekolah, yaitu ruang publik yang netral untuk interaksi sosial.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan adanya ruang baca nyaman, akses Wi-Fi, dan fasilitas multimedia, perpustakaan mampu menciptakan suasana kondusif yang mendorong kreativitas dan kolaborasi. Hal ini menjawab tantangan bahwa perpustakaan tidak boleh hanya pasif, melainkan proaktif dalam membangun ekosistem belajar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Menjawab Pandangan Keliru: Perpustakaan Bukan Sekadar Tempat Membaca Buku<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pandangan bahwa perpustakaan hanyalah tempat membaca buku muncul karena masyarakat belum sepenuhnya memahami kompleksitas peran perpustakaan. Padahal, perpustakaan adalah institusi strategis yang memiliki lima fungsi pokok sebagaimana tercantum dalam UU RI No. 43 Tahun 2007, yaitu: fungsi pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi. Oleh karena itu, peran pustakawan sangat penting dalam mengubah paradigma ini. Pustakawan harus aktif melakukan sosialisasi, menghadirkan program kreatif, serta membangun layanan berbasis teknologi agar masyarakat melihat perpustakaan sebagai pusat aktivitas akademik dan sosial, bukan sekadar gudang buku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Disusun Oleh: Lili Guswanti, SH (Kabid Pengelola Perpustakaan Kabupaten Solok) Pendidikan merupakan salah satu yang terpenting dalam kehidupan. Dalam bahasa Inggris pendidikan berarti education. Sedangkan dalam bahasa latin berarti educatum yang berasal dari kata E dan Duco, E berarti perkembangan dari luar dari dalam ataupun perkembangan dari sedikit menuju banyak, sedangkan Duco berarti sedang berkembang. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3735,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"slim_seo":{"title":"Perpustakaan Sebagai Pusat Aktivitas Akademik","facebook_image":"https:\/\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-30-at-09.59.17-1.jpeg","description":"Disusun Oleh: Lili Guswanti, SH (Kabid Pengelola Perpustakaan Kabupaten Solok) Pendidikan merupakan salah satu yang terpenting dalam kehidupan. Dalam bahasa Ing"},"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[533],"class_list":["post-3734","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-opini","tag-perpustakaan"],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":4581,"url":"https:\/\/dawainews.com\/?p=4581","url_meta":{"origin":3734,"position":0},"title":"Kepala Dispersip Kab Solok: Perpustakaan Pusat Informasi","author":"dw","date":"Agustus 12, 2026","format":false,"excerpt":"Dawai News, Solok - Perpustakaan sebagai pusat sumber informasi menjadi tulang punggung gerak majunya suatu institusi, terutama institusi pendidikan, tempat tuntutan untuk adaptasi terhadap perkembangan informasi sangat tinggi. Sedangkan Literasi perpustakaan\u00a0 merujuk pada kemampuan individu untuk menggunakan perpustakaan dengan efektif, memahami informasi yang disajikan, juga mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Pendidikan&quot;","block_context":{"text":"Pendidikan","link":"https:\/\/dawainews.com\/?cat=114"},"img":{"alt_text":"WhatsApp Image 2026 08 07 at 10.29.02~3","src":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-10.29.023.jpeg?fit=900%2C506&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-10.29.023.jpeg?fit=900%2C506&ssl=1&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-10.29.023.jpeg?fit=900%2C506&ssl=1&resize=525%2C300 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-10.29.023.jpeg?fit=900%2C506&ssl=1&resize=700%2C400 2x"},"classes":[]},{"id":4505,"url":"https:\/\/dawainews.com\/?p=4505","url_meta":{"origin":3734,"position":1},"title":"Bunda Literasi Kab. Solok Buka Bimtek Bertutur","author":"dw","date":"Agustus 7, 2026","format":false,"excerpt":"Dawai News, Solok - Bunda Literasi Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, buka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bertutur tingkat Kabupaten Solok, Ruang Pertemuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Koto Baru, 7 Agustus 2026. Kegiatan tersebut di hadiri oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Solok, Eko Gunanto,S.Pd, Sekretaris Dispersip, Kabid\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Pendidikan&quot;","block_context":{"text":"Pendidikan","link":"https:\/\/dawainews.com\/?cat=114"},"img":{"alt_text":"WhatsApp Image 2026 08 07 at 10.29.03~2","src":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-10.29.032.jpeg?fit=675%2C1200&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-10.29.032.jpeg?fit=675%2C1200&ssl=1&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-10.29.032.jpeg?fit=675%2C1200&ssl=1&resize=525%2C300 1.5x"},"classes":[]},{"id":1611,"url":"https:\/\/dawainews.com\/?p=1611","url_meta":{"origin":3734,"position":2},"title":"Wawako Pdg. Panjang Buka Sosialisasi Perpustakaan","author":"dw","date":"Februari 11, 2026","format":false,"excerpt":"Dawai News, Padang Panjang - Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra buka sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan Sekolah, Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padang Panjang, Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan tersebut digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) bagi jenjang SD, SMP, dan SMA se-Kota Padang Panjang. Allex dalam sambutannya\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Pendidikan&quot;","block_context":{"text":"Pendidikan","link":"https:\/\/dawainews.com\/?cat=114"},"img":{"alt_text":"632630209 1211179757852346 45600394860582396 n","src":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/632630209_1211179757852346_45600394860582396_n.jpg?fit=600%2C400&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/632630209_1211179757852346_45600394860582396_n.jpg?fit=600%2C400&ssl=1&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/632630209_1211179757852346_45600394860582396_n.jpg?fit=600%2C400&ssl=1&resize=525%2C300 1.5x"},"classes":[]},{"id":3929,"url":"https:\/\/dawainews.com\/?p=3929","url_meta":{"origin":3734,"position":3},"title":"Perpustakaan Era Digital, Antara Tantangan dan Literasi","author":"dw","date":"Juli 9, 2026","format":false,"excerpt":"Disusun Oleh: Dafrizal, S.Pd Perpustakaan dapat diartikan sebagai sebuah ruangan atau gedung yang digunakan untuk menyimpan buku dan terbitan lainnya yang biasanya disimpan menurut tata susunan tertentu yang digunakan pembaca bukan untuk dijual (Basuki, Sulistyo : 2003). Sedangkan secara umum, perpustakaan dikenal sebagai suatu satuan unit kerja yang berupa termpat\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Opini&quot;","block_context":{"text":"Opini","link":"https:\/\/dawainews.com\/?cat=14"},"img":{"alt_text":"Images","src":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/images.jpeg?fit=415%2C739&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":3903,"url":"https:\/\/dawainews.com\/?p=3903","url_meta":{"origin":3734,"position":4},"title":"Kepala Dispersip Kab. Solok: Pemerintah Nagari Labuah Panjang Sangat Memperhatikan Pustaka","author":"dw","date":"Juli 8, 2026","format":false,"excerpt":"Dawai News, Solok - Perpustakaan Nagari Labuah Panjang, Pemerintah nagari sangat memberikan perhatian terhadap pengembangan perpustakaan. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Eko Gunanto, S.Pd, saat memberikan kata sambutan saat Visitasi lomba Perpustakaan Desa \/ Kelurahan Terbaik Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026, Nagari Labuah Panjang, Kecamatan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Daerah&quot;","block_context":{"text":"Daerah","link":"https:\/\/dawainews.com\/?cat=17"},"img":{"alt_text":"F54e0e92 dabf 41c7 b9d1 53a54d80c1e9","src":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/f54e0e92-dabf-41c7-b9d1-53a54d80c1e9.jpeg?fit=600%2C338&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/f54e0e92-dabf-41c7-b9d1-53a54d80c1e9.jpeg?fit=600%2C338&ssl=1&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/f54e0e92-dabf-41c7-b9d1-53a54d80c1e9.jpeg?fit=600%2C338&ssl=1&resize=525%2C300 1.5x"},"classes":[]},{"id":3873,"url":"https:\/\/dawainews.com\/?p=3873","url_meta":{"origin":3734,"position":5},"title":"Kepala Dispersip Kab. Solok Lepas Peserta Lomba Bertutur","author":"dw","date":"Juli 7, 2026","format":false,"excerpt":"Dawai News, Solok - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Solok, Eko Gunanto, S.Pd melepas peserta Lomba bertutur tingkat SD\/MI se Sumatera Barat, Ruang Perpustakaan, Koto Baru, Selasa, 7 Juli 2026. Dalam Pelepasan tersebut didampingi oleh Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kabid Perpustakaan, dan staf Dinas Perpustakaan dan Kearsipan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Pendidikan&quot;","block_context":{"text":"Pendidikan","link":"https:\/\/dawainews.com\/?cat=114"},"img":{"alt_text":"541950c7 fd2b 4be1 a551 6eafd08ba24e","src":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/541950c7-fd2b-4be1-a551-6eafd08ba24e.jpeg?fit=600%2C338&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/541950c7-fd2b-4be1-a551-6eafd08ba24e.jpeg?fit=600%2C338&ssl=1&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/541950c7-fd2b-4be1-a551-6eafd08ba24e.jpeg?fit=600%2C338&ssl=1&resize=525%2C300 1.5x"},"classes":[]}],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p9UIqN-Ye","jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-30-at-09.59.17-1.jpeg?fit=600%2C450&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3734","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3734"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3734\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3736,"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3734\/revisions\/3736"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3734"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3734"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3734"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}