{"id":4001,"date":"2026-07-10T18:00:00","date_gmt":"2026-07-10T11:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/dawainews.com\/?p=4001"},"modified":"2026-07-10T15:42:36","modified_gmt":"2026-07-10T08:42:36","slug":"terbakarnya-santri-polisi-tetapkan-dua-tersangka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dawainews.com\/?p=4001","title":{"rendered":"Terbakarnya Santri, Polisi Tetapkan Dua Tersangka"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Dawai News, Nusa Tenggara Barat<\/strong> &#8211; Kasus terbakarnya sejumlah santri yang terjadi di Pondok Pesantren Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy NW, Kecamatan Batukliang Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menetapkan dua orang sebagai tersangka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kedua tersangka masing-masing berinisial MR, yang merupakan anak yang berhadapan dengan hukum (ABH), serta AMR, selaku pimpinan pondok pesantren. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menggelar perkara berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan yang telah berlangsung sejak laporan diterima pada Juni 2026.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan peristiwa tersebut sebenarnya terjadi pada 13 Desember 2025. Namun, penanganan hukum baru dimulai setelah keluarga korban melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian pada awal Juni 2026.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSetelah laporan diterima, Bapak Kapolda NTB langsung memerintahkan Polres Lombok Tengah untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Dari hasil pendalaman diketahui terdapat empat korban, yakni dua korban mengalami luka berat, satu korban mengalami luka ringan, dan satu korban meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis,\u201d ujar Kombes Pol. Mohammad Kholid saat konferensi pers di Polres Lombok Tengah, Kamis, 9 Juli 2026.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menjelaskan, selama proses penyidikan penyidik memeriksa sedikitnya 20 orang saksi yang terdiri dari para korban, saksi di lokasi kejadian, ahli pidana, dan ahli kedokteran. Selain itu, penyidik juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), menyita sejumlah barang bukti, serta mengumpulkan dokumen pendukung sebagai bagian dari pembuktian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cBerdasarkan hasil gelar perkara, penyidik menetapkan dua orang sebagai tersangka. Keduanya disangkakan melanggar Pasal 474 ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait dugaan kealpaan yang mengakibatkan orang lain mengalami luka berat dan meninggal dunia,\u201d jelasnya. <strong>Trb<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP Punguan Hutahaean menjelaskan, berdasarkan hasil penyidikan, peristiwa bermula ketika tersangka MR meminta salah seorang santri membeli bensin eceran yang awalnya akan digunakan sebagai pengganti thinner untuk membersihkan atau mengecat ulang dinding kamar yang dipenuhi coretan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah sebagian bensin digunakan sesuai kebutuhan tersebut, sisa bahan bakar kemudian dibawa ke sebuah ruangan yang sudah tidak digunakan. Di lokasi itu, beberapa santri berkumpul untuk membuat ketapel dengan cara memanaskan kayu agar lebih mudah dibentuk.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cDari hasil penyidikan diketahui, saat proses tersebut berlangsung tersangka menuangkan bensin ke media yang sedang terbakar. Api kemudian menyambar sisa bensin di dalam botol hingga membesar dan sulit dikendalikan,\u201d terang AKP Punguan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam situasi panik, tersangka berupaya memadamkan api. Namun kobaran api justru semakin membesar dan merambat ke sejumlah barang di dalam ruangan. Sebagian santri berhasil keluar menyelamatkan diri, sementara beberapa lainnya sempat terjebak sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh santri lain bersama salah seorang orang tua santri yang berada di lingkungan pondok pesantren.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akibat kejadian tersebut, empat santri menjadi korban. Dua di antaranya mengalami luka berat, satu korban mengalami luka ringan, sementara satu korban meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">AKP Punguan menegaskan, dalam penanganan perkara ini penyidik juga mendalami aspek pengawasan di lingkungan pondok pesantren. Berdasarkan hasil penyidikan, polisi menemukan adanya dugaan unsur kelalaian sehingga menetapkan AMR sebagai tersangka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk tersangka MR yang masih berstatus anak yang berhadapan dengan hukum, penanganannya dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dengan melibatkan Balai Pemasyarakatan&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dawai News, Nusa Tenggara Barat &#8211; Kasus terbakarnya sejumlah santri yang terjadi di Pondok Pesantren Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy NW, Kecamatan Batukliang Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menetapkan dua orang sebagai tersangka. Kedua tersangka masing-masing berinisial MR, yang merupakan anak yang berhadapan dengan hukum (ABH), serta AMR, selaku pimpinan pondok pesantren. Penetapan tersangka dilakukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4002,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"slim_seo":{"title":"Terbakarnya Santri, Polisi Tetapkan Dua Tersangka","facebook_image":"https:\/\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Image-1.jpeg","description":"Dawai News, Nusa Tenggara Barat - Kasus terbakarnya sejumlah santri yang terjadi di Pondok Pesantren Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy NW, Kecamatan Batukliang"},"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[571],"class_list":["post-4001","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-peristiwa","tag-santri"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Image-1.jpeg?fit=600%2C400&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":1931,"url":"https:\/\/dawainews.com\/?p=1931","url_meta":{"origin":4001,"position":0},"title":"Bejat, Pimpinan Ponpes Perkosa Santrinya","author":"dw","date":"Maret 4, 2026","format":false,"excerpt":"Dawai News, Nusa Tenggara Barat - Pimpinan Pondok Pesantren ( Ponpes ) Muhammad Taufik Firdaus (MTF) kini ditahan buntut kasus pemerkosaan terhadap santriwati. Ponpes tersebut terletak di Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). \"Dugaan kekerasan seksual tersebut di kamar khalwat pondok pesantren,\" ungkap Kabid Humas Polda NTB\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Peristiwa&quot;","block_context":{"text":"Peristiwa","link":"https:\/\/dawainews.com\/?cat=6"},"img":{"alt_text":"Lombok tengah","src":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/lombok-tengah-1772515833947.jpeg?fit=500%2C408&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":1566,"url":"https:\/\/dawainews.com\/?p=1566","url_meta":{"origin":4001,"position":1},"title":"Terlibat Narkoba, AKP Malaungi Diberhentikan","author":"dw","date":"Februari 10, 2026","format":false,"excerpt":"Dawai News, Nusa Tenggara Barat - Kepala Satuan (Kasat) Reserse Narkoba Kepolisian Resor Bima\u00a0Kota Ajun Komisaris Polisi Malaungi, di jatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) atau pemecatan oleh Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) karena terlibat peredaran\u00a0narkoba jenis sabu-sabu. Kepala Bidang Humas Polda NTB Komisaris Besar Polisi Mohammad Kholid\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Peristiwa&quot;","block_context":{"text":"Peristiwa","link":"https:\/\/dawainews.com\/?cat=6"},"img":{"alt_text":"Penetapan tersangka kepala satresnarkoba bima 1770690098061","src":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/penetapan-tersangka-kepala-satresnarkoba-bima-1770690098061_169.jpeg?fit=650%2C364&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/penetapan-tersangka-kepala-satresnarkoba-bima-1770690098061_169.jpeg?fit=650%2C364&ssl=1&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/penetapan-tersangka-kepala-satresnarkoba-bima-1770690098061_169.jpeg?fit=650%2C364&ssl=1&resize=525%2C300 1.5x"},"classes":[]},{"id":2099,"url":"https:\/\/dawainews.com\/?p=2099","url_meta":{"origin":4001,"position":2},"title":"Polres Ende Amankan Dua Orang Kasus Narkoba","author":"dw","date":"Maret 10, 2026","format":false,"excerpt":"Dawai News, Nusa Tenggara Timur - Polres Ende amankan dua orang tersangka kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu , Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Hal tersebut disampaikan Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla dalam konferensi pers yang digelar di Lobi Reskrim Polres Ende, Senin pukul 10.00 WITA,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Peristiwa&quot;","block_context":{"text":"Peristiwa","link":"https:\/\/dawainews.com\/?cat=6"},"img":{"alt_text":"Image 750x 69ae653880fe3","src":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/image_750x_69ae653880fe3.jpg?fit=600%2C420&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/image_750x_69ae653880fe3.jpg?fit=600%2C420&ssl=1&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/image_750x_69ae653880fe3.jpg?fit=600%2C420&ssl=1&resize=525%2C300 1.5x"},"classes":[]},{"id":2736,"url":"https:\/\/dawainews.com\/?p=2736","url_meta":{"origin":4001,"position":3},"title":"Polresta Mataram Amankan 5 Pelaku Curanmor","author":"dw","date":"April 15, 2026","format":false,"excerpt":"Dawai News, Nusa Tenggara Barat - Polresta Mataram, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), ungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan mengamankan lima pria yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut, Selasa, 14 April 2026. Dari pengungkapan itu, dua pria berinisial S (22) dan PA (19), warga Kabupaten Lombok Tengah, diduga sebagai\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Peristiwa&quot;","block_context":{"text":"Peristiwa","link":"https:\/\/dawainews.com\/?cat=6"},"img":{"alt_text":"WhatsApp Image 2026 04 14 at 20.58.12","src":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/WhatsApp-Image-2026-04-14-at-20.58.12.jpeg?fit=600%2C425&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/WhatsApp-Image-2026-04-14-at-20.58.12.jpeg?fit=600%2C425&ssl=1&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/WhatsApp-Image-2026-04-14-at-20.58.12.jpeg?fit=600%2C425&ssl=1&resize=525%2C300 1.5x"},"classes":[]},{"id":3599,"url":"https:\/\/dawainews.com\/?p=3599","url_meta":{"origin":4001,"position":4},"title":"Polsek GugukAmankan Pelaku Penganiayaan","author":"dw","date":"Juni 15, 2026","format":false,"excerpt":"Dawai News, Sumatera Barat - Polsek Guguk, Polres 50 Kota, amankan seorang tersangka kasus tindak pidana penganiayaan yang terjadi di Jorong Kampuang Tangah, Kenagarian Talang Maur, Kecamatan Mungka, Kabupaten Lima Puluh Kota. Tersangka berinisial YH Pgl AL (47), seorang wiraswasta yang berdomisili di Jorong Mungka Tangah, Kenagarian Mungka, Kecamatan Mungka,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Peristiwa&quot;","block_context":{"text":"Peristiwa","link":"https:\/\/dawainews.com\/?cat=6"},"img":{"alt_text":"E1ace639 fd3c 42cb 925d 06efc93878d1","src":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/e1ace639-fd3c-42cb-925d-06efc93878d1.webp?fit=708%2C1200&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/e1ace639-fd3c-42cb-925d-06efc93878d1.webp?fit=708%2C1200&ssl=1&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/e1ace639-fd3c-42cb-925d-06efc93878d1.webp?fit=708%2C1200&ssl=1&resize=525%2C300 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/e1ace639-fd3c-42cb-925d-06efc93878d1.webp?fit=708%2C1200&ssl=1&resize=700%2C400 2x"},"classes":[]},{"id":1696,"url":"https:\/\/dawainews.com\/?p=1696","url_meta":{"origin":4001,"position":5},"title":"Vidio Beredar Di Media Sosial, Polisi NTB Menyelidiki","author":"dw","date":"Februari 12, 2026","format":false,"excerpt":"Dawai News, Nusa Tenggara Barat - Beredarnya sebuah video berdurasi lebih dari 13 menit yang ramai diperbincangkan di media sosial dalam beberapa hari terakhir, Kepolisian Resor (Polres) Lombok Timur, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), tengah melakukan penyelidikan. Video tersebut memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat. Untuk memastikan kejelasan informasi serta\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Peristiwa&quot;","block_context":{"text":"Peristiwa","link":"https:\/\/dawainews.com\/?cat=6"},"img":{"alt_text":"Kasat Reskrim Polres Lombok Timur IPTU Arie Kusnandar","src":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Kasat-Reskrim-Polres-Lombok-Timur-IPTU-Arie-Kusnandar-.jpeg?fit=600%2C413&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Kasat-Reskrim-Polres-Lombok-Timur-IPTU-Arie-Kusnandar-.jpeg?fit=600%2C413&ssl=1&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/dawainews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Kasat-Reskrim-Polres-Lombok-Timur-IPTU-Arie-Kusnandar-.jpeg?fit=600%2C413&ssl=1&resize=525%2C300 1.5x"},"classes":[]}],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p9UIqN-12x","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4001","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4001"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4001\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4003,"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4001\/revisions\/4003"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4002"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4001"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4001"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dawainews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4001"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}