Dawai News, Papua Barat Daya – Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan (P2KP) Provinsi Papua Barat Daya serahkan bantuan perahu fiber dan mesin tempel kepada masyarakat pesisir dan kelompok penerima manfaat.
Bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat penerima serta mendukung peningkatan ekonomi lokal di Papua Barat Daya, berlangsung di distrik Klawasi, kota Sorong Selasa (27/01/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur Elisa Kambu menegaskan bahwa bantuan yang diberikan pemerintah bersifat stimulus, bukan untuk memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat.
“Bantuan ini bukan segala-galanya. Pemerintah memiliki keterbatasan anggaran dan harus mengatur banyak kebutuhan. Kalau kita hanya fokus pada motor tempel perahu, maka orang bisa tidak berobat dan anak-anak bisa tidak sekolah,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa bantuan diarahkan untuk kelompok, bukan perorangan, serta akan dilakukan verifikasi ketat terhadap proposal yang masuk.
“Kita akan bentuk tim kecil untuk memastikan kelompok itu benar-benar ada dan aktif, bukan hanya di atas kertas,” katanya.
Elisa Kambu berpesan agar seluruh bantuan yang diterima dijaga dan dimanfaatkan dengan baik serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produksi dan kesejahteraan masyarakat.
“Saya tegaskan, bantuan ini tidak boleh dipindahtangankan atau dijual. Kalau itu terjadi, maka kelurahan dan distrik akan ikut bertanggung jawab. Ini tidak boleh terulang,” tegasnya.
Diketahui sebanyak 17 Perahu Fiber dan 17 mesih 15PK diserhkan langsung oleh Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu. hum
