Dawai News, Jakarta – Komika, Pandji Pragiwaksono di jadwalkan oleh Polda Metro Jaya pada Jum’at, 6 Februari mendatang.
Panggilan klarifikasi itu terkait materi lawaknya dalam program Mens Rea.
“Saudara PP (Pandji Pragiwaksono) diundang untuk hadir dalam klarifikasi pada Jumat, 6 Februari 2026, pukul 10.00 WIB,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan, pada Selasa (3/2/2026).
Budi menerangkan, pemeriksaan terhadap Pandji dilakukan setelah ada lima laporan polisi (LP) dan satu pengaduan yang masuk terkait materi lawakannya. Ia pun berharap Pandji bisa memenuhi undangan tersebut.

Pandji Pragiwaksono dilaporkan Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) bersama Aliansi Muda Muhammadiyah ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik, pada 8 Januari 2026.
Presidium Angkatan Muda NU Rizki Abdul Rahman Wahid, mengatakan langkah hukum ditempuh karena materi komedi Pandji dianggap tidak lagi sekadar hiburan, melainkan sudah menjurus pada penghinaan dan fitnah yang memicu kegaduhan publik.
“Kami melaporkan beliau karena menilai sudah merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan lewat media sosial,” ungkapnya.
Sementara itu, Pandji diketahui mendatangi Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada 3 Februari 2026. Kedatangannya bertujuan untuk membuka ruang dialog sekaligus mengklarifikasi maksud di balik pertunjukan Mens Rea agar tidak terjadi kesalahpahaman.

“Alhamdulillah tadi dialognya berjalan sangat menyenangkan, bahkan penuh dengan tawa. Sebagai seniman, bagi saya, dialog itu krusial. Ketika saya membuat karya, tentu akan ada banyak penafsiran,” ungkapnya. Oz
