Oleh : DAWAI
Harga Diri
Aku memilih pergi bukan karena aku menyerah,
Tapi karena aku tahu kapan waktunya berhenti.
Gunjinganmu adalah ruang kosong
Kelak akan diisi oleh ketenangan.
bukan lagi mengecewakan.
Terima kasih telah memberiku pelajaran.
Tentang bagaimana tidak memperlakukan orang lain di masa depan.
Aku tidak marah.
Aku hanya kecewa.
Karena menyadari ekspektasiku terlalu tinggi pada orang yang salah.
Pengkianatan
Kebohonganmu memang merusak kepercayaan.
Tapi tidak merusak seumur hidup.
Aku tetap berjalan dengan kepala tegak.
Kamu mungkin bisa menipu mataku.
Tetapi waktu akan membuktikan
Bahwa perkataan adalah berkah yang tersembunyi.
Lebih baik kehilanganmu.
Daripada harus terus-menerus kehilangan diriku sendiri. ****
