Jum. Okt 2nd, 2026

Bukittinggi Akan Luncurkan Angkutan Sekolah Gratis

31V7c52FoVoX7mljGLtB9vdkiYfrMe metaMTAwMDMyNDU2Ni5qcGc=
foto

Dawai News, Bukittinggi – Perjanjian Kerjasama antar Pemerintah Kota Bukittinggi dan Organda tentang Angkutan Sekolah Gratis, telah ditandatangani di Kantor Dishub, Kamis, 1 Oktober 2026.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi, Elza Aulia, menjelaskan, program angkutan sekolah gratis, merupakan turunan dari salah satu program unggulan Pemko Bukittinggi, Pendidikan Gemilang.

Menurut rencana, launching program yang cukup ditunggu masyarakat ini, akan dilaksanakan dalam waktu dekatĀ 

“Kita sudah melalui berbagai tahapan. Mulai dari perencanaan, kemudian tahapan pelaksanaan, pendataan siswa, sosialisasi awal, pendataan dan verifikasi angkutan hingga nanti pelaksanaannya,” ungkap Elza.

Kadis memaparkan, sistem yang diberlakukan dengan memberikan karcis kepada pihak sekolah, yang nantinya akan disebar kepada pelajar yang masuk data. Nantinya, setiap anak mendapat dua karcis per hari per anak, untuk pergi dan pulang sekolah.

“Ada 874 pelajar SMP yang telah masuk data melalui google form, sesuai kebutuhan pelajar. Selanjutnya, kita juga telah bekerjasama dengan organda dan koperasi angkutan umum, kita cek seluruh kendaraan, hingga kini, baru ada 53 kendaraan yang laik, untuk bisa menjadi angkutan sekolah pelajar dan setiap beroperasi mulai Senin depan.

Untuk berangkat sekolah karcis bisa dimanfaatkan pada pukul 06.30 – 07.30 WIB. Sementara untuk pulamg sekolah pelajar bisa manfaatkan karcis pada pukul 12.00 – 18.30 WIB,” ujarnya.

Semetara itu, Asisten II Setdako, Dedi Syafrizal, menyampaikan, Pemko Bukittinggi melalui Dinas Perhubungan, telah melakukan serangkaian persiapan, untuk melaksanakan program angkutan sekolah gratis. Selain pendataan pelajar, pejaringan angkutan yang akan menjadi angkotan sekolah gratis, dilakukan dengan maksimal.

“Kita sudah cek secara keseluruhan, melalui koperasi yang ada. Kita cek kendaraannya, kondisinya, seperti pajaknya, keur (kir) nya, hingga administrasi dari sopir angkutan itu sendiri. Jadi dari 478 unit angkutan umum yang ada di Bukittinggi ini, baru ada 53 yang memenuhi syarat, terdiri dari 47 dari ikabe, 5 mersi dan 1 kopajag,” jelasnya.

Jumlah angkutan umum ini, lanjut Asisten II, bisa bertambah, seiring dengan bertambahnya angkutan yang terus melengkapi persyaratan yang ditentukan. Sehingga nantinya, akan semakin banyak kendaraan yang bisa menjadi angkutan sekolah gratis.

874 pelajar SMP yang masuk data untuk menikmati angkutan sekolah gratis, terdiri, 206 pelajar SMP 1, 75 pelajar SMP 2, 19 pelajar SMP3, 176 pelajar SMP 4, 23 pelajar SMP 5, 26 pelajar SMP 6, 279 pelajar SMP 7 dan 40 pelajar SMP 8. hum

dw

By dw

Related Post

Tinggalkan Balasan