Dawai News, Padang Panjang – Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra buka sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan Sekolah, Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padang Panjang, Selasa, 10 Februari 2026.
Kegiatan tersebut digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) bagi jenjang SD, SMP, dan SMA se-Kota Padang Panjang.
Allex dalam sambutannya mengatakan akreditasi perpustakaan merupakan langkah strategis untuk memastikan pengelolaan perpustakaan berjalan sesuai Standar Nasional Perpustakaan sekaligus mendukung penguatan budaya literasi di lingkungan sekolah.
“Perpustakaan bukan sekadar ruang penyimpan buku, tetapi pusat pembelajaran dan simbol kemajuan literasi. Melalui akreditasi, kualitas layanan, tata kelola, dan pemanfaatan perpustakaan akan semakin terarah dan terukur,” ujarnya.
Allex juga menekankan komitmen Pemko untuk terus mendorong peningkatan mutu perpustakaan melalui sinergi lintas sektor.
Ia berharap perpustakaan sekolah di Padang Panjang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu berperan sebagai pusat pembelajaran aktif, sejalan dengan identitas Padang Panjang sebagai kota pendidikan.
Sementara itu, Kepala DPK, Januardi, menjelaskan sosialisasi dan advokasi ini bertujuan membekali serta mendampingi para pengelola perpustakaan sekolah agar mampu mengembangkan perpustakaan sesuai standar nasional.
“Peserta akan dibekali pemahaman menyeluruh terkait mekanisme, instrumen, dan prosedur pengajuan akreditasi perpustakaan. Ini bagian dari upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan perpustakaan sekolah secara berkelanjutan,” jelasnya.
Januardi menambahkan, keberhasilan akreditasi sangat membutuhkan komitmen dan dukungan kepala sekolah serta seluruh pemangku kepentingan di satuan pendidikan.
Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari dan diikuti 150 peserta dari berbagai sekolah di Kota Padang Panjang.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini asesor perpustakaan bersertifikasi, di antaranya Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat, Jumaidi. fb
