Dawai News, Pasaman – Wakil Bupati Pasaman, H. Parulian Dalimunthe, menegaskan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengelola pendapatan, untuk agresif dalam mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor perikanan.
Hal tersebut ditegaskannya saat meninjau langsung Balai Benih Ikan (BBI) di Kecamatan Bonjol dan Tigo Nagari, baru baru ini.
Kunjungan lapangan ini dilakukan guna membedah kendala teknis serta memetakan potensi pengembangan infrastruktur perikanan daerah. Wabup Parulian menekankan bahwa di tengah efisiensi anggaran yang sedang berlangsung, inovasi manajerial menjadi “napas” utama agar aset daerah tidak terbengkalai.
“Kita tidak bisa hanya menunggu anggaran turun. BBI di Bonjol dan Tigo Nagari harus mulai berfikir mandiri dan kreatif. Keterbatasan dana justru harus memaksa kita untuk mencari pola kerja yang lebih
cerdas dan hemat biaya,” tegas Wabup.
Ia menambahkan, penguatan BBI sangat krusial mengingat Pasaman memiliki keunggulan geografis untuk budidaya ikan air tawar. Jika dikelola dengan inovasi yang tepat, BBI tidak hanya menjadi penyumbang PAD, tetapi juga menjadi penyedia benih berkualitas bagi petani ikan lokal untuk mendongkrak ekonomi kerakyatan.
Dalam kunjungan tersebut, terdapat tiga arahan utama yang ditekankan oleh Wakil Bupati:
Modernisasi Tata Kelola: Pemanfaatan teknologi budidaya yang hemat energi namun mampu menghasilkan output benih yang maksimal.
Kemandirian Operasional: Mendorong pengelola BBI untuk mampu memproduksi input budidaya secara swadaya guna menekan biaya produksi tinggi.
Orientasi Pasar: Memastikan rantai distribusi benih menjangkau pasar yang lebih luas sehingga perputaran ekonomi di BBI tetap terjaga stabil.
Wabup Parulian optimis bahwa dengan pengawasan yang ketat dan komitmen dari para pengelola teknis di lapangan, target PAD dari sektor perikanan dapat tercapai meski dengan sarana yang ada.
“Kunjungan ini memastikan bahwa setiap aset pemerintah bekerja untuk rakyat. Kita ingin BBI Bonjol dan Tigo Nagari menjadi contoh bagaimana keterbatasan anggaran bisa dijawab dengan kinerja nyata dan inovasi tanpa henti,” tutupnya. hum
