Dawai News, Solok – Peran Bunda Literasi Provinsi, Kabupaten dan Kota sangat penting dalam membantu Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk menggalakkan promosi gemar membaca dalam meningkatkan literasi keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat.
Demikian disampaikan oleh Bunda Literasi Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu saat Pembukaan Bimbingan teknis Bertutur Kabupaten Solok, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Koto Baru, beberapa waktu lau.
Bunda menekankan bahwa ilmu pengetahuan merupakan kunci utama dalam mendorong kemajuan bangsa.
Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat belajar dan pengembangan diri, tidak hanya sebagai tempat menyimpan buku.
“Perpustakaan harus menjadi ruang belajar yang terbuka dan inklusif, tempat di mana siapa pun bisa menambah wawasan sepanjang hayat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bunda Literasi mengingatkan pentingnya keterlibatan semua pihak—mulai dari keluarga, sekolah, hingga komunitas—dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.
Ia menegaskan bahwa literasi adalah hak fundamental seluruh warga negara, sebagaimana tercantum dalam UUD 1945 dan UU Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan.
“Literasi tak sekadar membaca dan menulis. Ia mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, dan mengambil keputusan yang bijak,” jelasnya.
“Literasi adalah investasi jangka panjang untuk masa depan generasi penerus,” tegas Nia.
Di akhir sambutannya, ia berharap kegiatan ini menjadi titik tolak yang kuat dalam membangkitkan semangat literasi di kalangan pelajar dan mahasiswa, demi mewujudkan Kabupaten Solok yang lebih maju dan sejahtera. dd
