Foto / hm
Dawai News, Maluku Utara – Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos dalam kunjungan kerjanya berdialog langsung dengan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS), di Desa Aketobololo, Kec. Oba Tengah, beberapa waktu lalu
Masyarakat menyampaikan kebutuhan akses jalan tani sepanjang sekitar 1 kilometer untuk mempermudah mobilisasi produksi. Gubernur menyatakan pemerintah siap memfasilitasi dukungan alat dan langkah teknis pembukaan jalan, dengan melibatkan partisipasi masyarakat.
“Pemprov pinjamkan alat berat. Pemdes nanti duduk bersama bahas BBM dan lahan sirtu untuk jalan tani” Ujar Gubernur
Baca Juga: Gubernur Maluku Utara terima Bantuan Hibah Bus
Persoalan pemasaran juga menjadi perhatian. Pemerintah provinsi menegaskan siap memperkuat akses pasar dan hilirisasi, termasuk rencana pembangunan rumah produksi gula aren serta pelatihan peningkatan kualitas produksi pada tahun 2026.
Hingga saat ini, Pemerintah Provinsi Maluku Utara telah memfasilitasi Perhutanan Sosial seluas ± 306 ribu hektare yang melibatkan sekitar 49 ribu kepala keluarga, serta memberikan dukungan penataan batas areal dan alat ekonomi produktif (AEP). Tahun 2026 juga disiapkan pengembangan agroforestri ± 400 hektare.
Gubernur menegaskan, Perhutanan Sosial tidak boleh berhenti pada pemberian izin. Program ini harus memastikan penguatan kelembagaan kelompok, peningkatan usaha dan pemasaran, serta dukungan infrastruktur agar benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat. hum