Rab. Sep 23rd, 2026

Makna Zuyyina, Hubb dan Syahwat Menurut Islam

Al Hubb (meaning: Love) arabic art
Al-Hubb (meaning: Love) arabic art

Disusun Oleh: Dawai

Zuyyina(زُيِّنَ) berasal dari bahasa Arab yang berarti telah menghiasi ,diperindah , atau dijadikan tampak indah . Kata ini merupakan bentuk kata kerja pasif (fi’il madhi majhul ) dari akar kata za-ya-nun (ز-ي-ن) yang berhubungan dengan kata zinah (perhiasan) dan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini.

Makna dalam Konteks Al-Qur’an

Dalam Al-Qur’an, kata zuyyina sering digunakan untuk menggambarkan bagaimana sesuatu—baik itu kebaikan, kesenangan dunia, maupun perbuatan buruk—memikat pandangan manusia sehingga terlihat sangat menarik dan menggoda.

  • Daya Tarik Duniawi: Contohnya terdapat dalam Surat Ali ‘Imran ayat 14, di mana Allah berfirman zuyyina linnasi hubbu syahawati… (“Dijadikan indah bagi manusia kesukaan kepada aneka kesenangan…”) berupa wanita, anak-anak, harta benda, dan kendaraan. Hal ini berarti kecintaan pada hal tersebut adalah fitrah, di mana yang tampak di mata manusia hanyalah keindahan dan kenikmatannya saja.
  • Pandangan yang Terasa Baik: Dalam ayat lain, seperti Surat Fatir ayat 8 atau Surat Muhammad ayat 14, zuyyina juga menggambarkan saat amal buruk seseorang dekorasi (oleh setan atau hawa nafsu) sehingga ia memandang perbuatan sesat tersebut sebagai sesuatu yang baik dan bena

Makna Hubb

Secara bahasa, Hubb (الحب) berasal dari bahasa Arab yang berarti cinta, kasih sayang, atau kecintaan yang mendalam.

Makna dan Asal Kata (Etimologi)

  • Arti Dasar : Kecenderungan hati yang kuat terhadap sesuatu yang dianggap baik atau indah.
  • Akar Kata: Sebagian ulama dan ahli bahasa menghubungkan kata hubb dengan makna kesucian ( al-shafa’ ), ketinggian atau gelora yang melimpah seperti udara, serta kekokohan yang tetap tertanam di dalam hati seperti benih tanaman ( hibbah ).

Konsep Hubb dalam Al-Qur’an

  • Frekuensi: Kata hubb beserta berbagai bentuk derivasinya (seperti mahabbah , hibbu ) diulang puluhan kali di dalam Al-Qur’an.
  • Dimensi Spiritual & Teologis: Menggambarkan hubungan cinta dan kerinduan seorang hamba kepada Sang Pencipta (Allah SWT), yang menjadi landasan utama dalam ilmu tasawuf ( mahabbah ).
  • Dimensi Sosiologis & Moral: Digunakan pula dalam konteks hubungan antarmanusia, pembangunan etika, serta kecintaan pada kebaikan dan kebenaran

Syahwat

Secara umum,syahwat bermaksud niat jiwa, dorongan kuat, atau keinginan yang besar terhadap sesuatu yang tidak menyenangkan.

Makna Menurut KBBI

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) , syahwat diartikan sebagai nafsu atau keinginan bersetubuh serta keberahian.

Makna dalam Konteks Islam

Dalam ajaran Islam, arti syahwat lebih luas dari sekedar urusan biologi, meskipun sering mengerucut pada hal tersebut:

  • Sifat Fitrah: Syahwat adalah potensi dasar yang diciptakan Allah dalam diri manusia (seperti cinta harta, makanan, atau lawan jenis) agar kehidupan terus berjalan.
  • Bukan Hal Buruk Selama Dikendalikan: Syahwat bersifat netral. Ia bernilai positif jika disalurkan melalui jalan yang halal (seperti pernikahan atau mencari rezeki yang sah), dan menjadi negatif atau merusak jika dituruti secara membabi buta tanpa aturan agama. *****

dw

By dw

Related Post

Tinggalkan Balasan