Sab. Sep 26th, 2026

Korban Galodo Kabupaten Solok Ditemukan Meninggal Dunia

IMG 20260925 123037 (1)

Dawai News, Sumatera Barat – Tim SAR Gabungan Polda Sumatera Barat pada pencarian korban banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar) menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia.

Korban bernama Agusra (59) ditemukan pada Jumat siang sekitar pukul 11.00 WIB, 25 September 2026.

Direktur Kesiapsiagaan Basarnas, Noer Isrodin Muchlisin mengatakan, sejak awal bencana banjir bandang tersebut terdapat dua orang yang dilaporkan hilang.

Pada hari pertama operasi SAR, tim gabungan telah menemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia.

Sementara korban kedua baru ditemukan pada Jumat siang. Agusra yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal.

“Dari hasil operasi SAR semenjak hari pertama adanya bencana banjir bandang ini, ada dua orang yang hilang. Alhamdulillah, pada hari pertama operasi pencarian telah ditemukan satu orang meninggal dan baru saja pada Jumat (25/9/2026) ini pukul 11.00 WIB, korban kedua bernama Agusra (69) sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” katanya.

“Kegiatan operasi SAR dengan sudah tidak adanya target ataupun korban yang harus kami lakukan pencarian ataupun penyelamatan, maka operasi SAR secara khusus sudah selesai,” sambung Noer Isrodin Muchlisin.

Dengan ditemukannya Agusra, Basarnas memastikan tidak ada lagi target pencarian dalam operasi SAR khusus untuk bencana banjir bandang tersebut.

Dua orang yang sebelumnya dinyatakan hilang kini telah ditemukan dan keduanya dalam kondisi meninggal dunia.

Meski operasi SAR secara khusus telah dinyatakan selesai, Basarnas dan potensi SAR tidak sepenuhnya meninggalkan situasi di lokasi bencana.

Personel tetap bersiaga untuk mengantisipasi apabila muncul kebutuhan mendesak yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat.

“Namun, karena ini dalam situasi bencana, Basarnas beserta potensi SAR dan Tim SAR Gabungan senantiasa standby mengantisipasi seandainya ada kebutuhan yang bersifat urgent atau mendesak terhadap hal-hal yang lain, sekiranya Basarnas bisa membantu untuk memberikan pelayanan terhadap masyarakat yang utama,” ujarnya.

Noer mengatakan Basarnas hingga saat ini masih memetakan dua korban meninggal dunia yang sebelumnya menjadi target pencarian. Keduanya telah ditemukan dan dievakuasi.

Hal tersebut menjadi perhatian karena lokasi kejadian berada di jalan nasional. Namun, berdasarkan hasil operasi yang telah dilakukan, tidak ada lagi target pencarian yang berkaitan dengan dua korban tersebut.

“Terkait potensi adanya korban lain mengingat lokasi kejadian berada di jalan nasional, Basarnas hingga saat sekarang masih memetakan dua orang yang menjadi korban meninggal dunia dan itu sudah dievakuasi. Untuk korban luka-luka dan lain-lain sebagainya itu kan sudah ditempatkan di pelayanan medis, sehingga tidak ada lagi operasi yang diperlukan dalam kejadian bencana ini,” kata Noer.

Pelayanan terhadap korban yang mengalami luka-luka telah dialihkan ke fasilitas atau pelayanan medis. Sementara dua korban yang sebelumnya dilaporkan hilang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Meski operasi SAR khusus telah dihentikan, Basarnas tetap membuka kemungkinan untuk kembali melakukan pencarian apabila muncul laporan baru mengenai warga yang hilang akibat bencana tersebut.

Noer menegaskan operasi SAR berjalan berdasarkan laporan yang diterima. Karena itu, apabila nantinya ada keluarga yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya, Basarnas akan mengikuti perkembangan dan melakukan penanganan sesuai laporan tersebut.

“Jika seandainya nanti ada warga yang melapor kehilangan anggota keluarganya, Basarnas mengikuti dinamika dan perkembangan yang ada, pada intinya Basarnas akan membuka kembali operasi SAR, karena operasi SAR itu kan berdasarkan laporan.

Sepanjang kami tak menerima laporan atau apapun korban jiwa manusia, kami tidak melaksanakan operasi dan kami berharap benar-benar sudah tak ada lagi korban jiwa di banjir bandang solok ini,” tuturnya. dw

dw

By dw

Related Post

Tinggalkan Balasan