Dawai News, Padang Panjang – Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra yang meninjau korban kebakaran di RT 16 Kelurahan Tanah Hitam, Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB), Kamis, 12 Maret 2026.
Turut hadir Plh Kepala BPBD Kesbangpol, I Putu Venda serta sejumlah pejabat.
“Pemko turut prihatin atas musibah ini. Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak agar dapat meringankan beban mereka,” ujar Wawako.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik di rumah.
Di ketahui kebakaran melanda sebuah rumah di RT 16 Kelurahan Tanah Hitam, Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB), Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 11.40 WIB.
Dalam peristiwa tersebut, satu unit rumah dilaporkan ludes dilalap api, sementara tiga rumah lainnya turut terdampak.
Rumah yang terbakar diketahui milik Safrianti (61), seorang wiraswasta warga setempat. Bangunan rumah yang berjenis semi permanen membuat api dengan cepat membesar sehingga sulit dipadamkan secara manual oleh warga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek listrik di bagian atas bangunan rumah. Percikan api kemudian dengan cepat menyambar bagian lain rumah hingga membesar.
Selain rumah Safrianti yang habis terbakar, tiga rumah warga lainnya juga terdampak, masing-masing milik Mira (46), seorang ibu rumah tangga, Aferi Nur (50), wiraswasta, serta Jon Joni (63), yang juga berprofesi sebagai wiraswasta. Ketiganya merupakan warga RT 16 Kelurahan Tanah Hitam.
Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Padang Panjang dikerahkan ke lokasi kejadian, dibantu satu unit mobil damkar dari Kabupaten Tanah Datar. Selain itu, BPBD Kota Padang Panjang menurunkan dua unit kendaraan, serta dua unit ambulans disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan korban.
Personel Koramil 01/PP dan Polsek Padang Panjang turut berada di lokasi untuk mengamankan area sekaligus melakukan pendataan. Unsur Tagana dan Orari juga terlibat membantu penanganan di lapangan.
Sebelumnya, warga sekitar juga berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Warga juga segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.
Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa. Namun kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp250 juta akibat hangusnya bangunan rumah semi permanen tersebut.
Pihak Kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. fb
