Sel. Mei 26th, 2026

Karayie Paja Adat Nan Teradat Di Gauang

Eceed20efa017191633cf3d7934c110b 1
foto

Disusun Oleh; Dt. Rajo Batipueh

Sebelum pelaksanaan “Karayie paja” turun mandi itu, keluarga si bayi menentukan terlebih dahulu kapan acara pelaksanaan turun mandi itu dilaksanakan. Sebagaimana biasanya tradisi turun mandi dilaksannakan pada hari ganjil untuk bayi laki dan pada hari genap untuk bayi perempuan. Hari pelaksanaan dilaksanakan dengan menghitung sejak hari pertama kelahiran sang bayi.

Dalam tradisi turun mandi juga tak lupa keluarga menyiapkan berbagai persyaratan yang sudah lumrah untuk disediakan pada kegiatan turun mandi ini. Syarat yang tidak tinggal dalam kegiatan turun mandi ini adalah keluarga menyediakan batiah bareh dan syarat utamanya adalah kegiatan turun mandi itu dilaksanakan dengan membawa dan memandikan bayi di sungai/ di pencuran/ disumur.

Setelah prosesi turun mandi selesai dilakukan di sungai, barulah semua keluarga dan jemputan atau masyarakat yang ikut menyaksikan kegiatan turun mandi ini diajak ke rumah orangtua si bayi. Tujuan masyarakat sekitar diajak ke rumah adalah untuk menikamti jamuan yang telah disiapkan dan dilanjutkan dengan dibacakan do’a selamat, atas kelahiran sang bayi dalam keluarga tersebut.

Dinagari Gauang jamuan makan untuk anak nagari dilakukan malam hari ( Sesudah Shalat Magrib)

            Jamuan dilakukan :

  • Masyarakat yang datang langsung di hidangkan makanan (Sama dengan Burung Makan)
  • Setiap yang akan pulang meninggalkan Uang semampunya.
dw

By dw

Related Post

Tinggalkan Balasan