Dawai News, Solok – Bunda Literasi Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, buka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bertutur tingkat Kabupaten Solok, Ruang Pertemuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Koto Baru, 7 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut di hadiri oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Solok, Eko Gunanto,S.Pd, Sekretaris Dispersip, Kabid Pengelola Perpustakaan dan Staf serta ikuti oleh guru SD/ MI se Kabupaten Solok.
Dalam sambutan Bunda Literasi, menegaskan bahwa literasi (bertutur) bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, melainkan fondasi penting dalam membentuk karakter, pola pikir, serta kualitas generasi penerus bangsa.

Menurutnya, pendidikan yang baik harus mampu mengintegrasikan kecerdasan intelektual, moral, emosional, dan kreativitas anak sejak usia dini.
Karena itu, menumbuhkan minat baca untuk anak didik kita, menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang generasi penerusnya memiliki karakter kuat, berpengetahuan, dan memiliki akhlak yang baik. Bertutur menjadi salah satu jalan untuk membentuk generasi seperti itu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penguatan budaya baca atau bertutur juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan.

Dalam regulasi tersebut, terdapat tiga elemen utama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui literasi, tukuk Nia.
Yaitu tambahnya, dukungan pemerintah dalam penyediaan buku murah dan berkualitas, optimalisasi perpustakaan sebagai pusat pembelajaran, serta penyediaan fasilitas membaca yang mudah diakses masyarakat.
Nia menilai, keberhasilan membangun budaya bertutur tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah.
Dibutuhkan kolaborasi antara keluarga, pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat agar anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang mendukung kebiasaan membaca dan belajar.
“Melalui keterlibatan keluarga, sekolah, dan masyarakat, kita bersama-sama berupaya mewujudkan Kabupaten Solok sejahtera,” kata Nia.

Sedangkan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Solok, Eko Gunanto mengatakan, Bimtek bertutur sendiri menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan wawasan guru dalam mendidik anak untuk ber komunikasi, ber imajinasi, ber wawasan, sekaligus menanamkan nilai-nilai positif kepada anak didiknya. dd
