Dawai News, Pasaman Barat – Peringati Hari Ulang Tahun (HUT) Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Ke-1, Kodim 0305/Pasaman menggelar aksi penanaman bibit bambu dan tanaman produktif di kawasan bantaran Sungai Pasanggiang, Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Rabu, 12 Agustus 2026
Pada momen yang sama, dibagikan 1.000 Bendera Merah Putih kepada masyarakat dalam rangka memeriahkan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Pasaman Barat yang diwakili Kepala Badan Kesbangpol Yosmar Difia, Dandim 0305/Pasaman Letkol Inf. Darmawan Hendra Wijaya, Tuanku Bosa XV Jhonny ZA, Kabag Protokol dan Pelayanan Pimpinan Sofyan, Kabid IKP Diskominfo Yudhinal Reviola, Camat Talamau Nur Fauziah Zein, serta unsur Forkopimca.
Adapun bibit yang ditanam meliputi 80 bibit bambu serta tanaman produktif, seperti kelengkeng, rambutan bijai, dan manggis.
Dandim 0305/Pasaman, Letkol Inf. Darmawan Hendra Wijaya, menegaskan aksi tersebut merupakan langkah preventif untuk menjaga ekosistem dan memitigasi bencana di daerah rawan, khususnya bantaran sungai.
“Penanaman rumpun bambu difokuskan pada titik-titik bantaran sungai, terutama area belokan yang memiliki tingkat erosi tinggi. Akar bambu yang kuat berfungsi efektif menahan tanah dari erosi, longsor, hingga luapan banjir seperti galodo,” ujarnya.
Ia menambahkan, aksi tersebut tidak boleh berhenti sebagai seremonial belaka. Kodim 0305/Pasaman menargetkan penanaman hingga 1.000 pohon yang disebar di seluruh koramil wilayah Pasaman dan Pasaman Barat. Ia juga menginstruksikan Babinsa untuk rutin melakukan patroli perawatan serta merangkul masyarakat dan Forkopimcam agar tanaman terawat dengan baik.
“Upaya menjaga alam ini bukan hanya tugas TNI, Polri, maupun Pemda, tetapi tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat. Saya minta tanaman yang sudah ada dirawat bersama-sama,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Pasaman Barat, Yosmar Difia, mewakili Pemkab Pasaman Barat mengapresiasi inisiatif Kodim 0305/Pasaman. Menurutnya, pemulihan pascabencana tidak cukup hanya menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pemulihan lingkungan secara berkelanjutan.
“Inisiatif Pak Dandim dan jajaran merupakan langkah strategis. Akar bambu sangat teruji dalam menjaga kestabilan tanah di tepi sungai. Pemkab Pasaman Barat menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya dan berkomitmen terus memperkuat sinergi ini dalam membangun Pasaman Barat yang tangguh bencana,” ujar Yosmar.
Pada kesempatan yang sama, Camat Talamau, Nur Fauziah Zein, melaporkan upaya mitigasi dan pemulihan di Talamau terus berjalan berkat sinergi lintas sektor. Sebelumnya, pihak kecamatan bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan telah menyalurkan dan menanam 15.000 bibit tanaman produktif.
Penanaman tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari kelompok tani, kelompok pengajian, hingga siswa sekolah dasar untuk menanamkan rasa cinta lingkungan sejak dini. Langkah ini diharapkan dapat mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian warga di masa depan. hum
