Dawai News, Lampung – Polres Lampung Selatan ungkap dugaan penyalahgunaan distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi di Desa Sukanegara, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, Kamis, 24 September 2026.
Wakapolres Lampung Selatan Kompol Made Silpa Yudiawan mewakili Kapolres Lampung Selatan AKBP Deddy Kurniawan, mengatakan petugas kemudian melakukan penyelidikan hingga menghentikan sebuah truk yang dikemudikan BS (52) sekitar pukul 09.45 WIB.
“Dari hasil pemeriksaan awal, kendaraan tersebut diketahui baru saja mengangkut dan menjual solar subsidi sebanyak 105 liter ke sebuah gudang di Desa Sukanegara. Petugas kemudian mendatangi gudang tersebut untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Made Silpa, Selasa (29/09/2026).
Dari pemeriksaan awal, BS diduga menjual tiga jeriken solar subsidi dengan total 105 liter kepada pihak gudang. Solar tersebut disebut dijual dengan harga Rp400.000 per jeriken.
Polisi kemudian bergerak memeriksa gudang yang lokasinya tidak jauh dari tempat BS diamankan. Di lokasi tersebut, petugas menemukan tiga tangki penampungan atau kempu berkapasitas 1.000 liter yang berisi sekitar 2.395 liter solar.
Selain itu, polisi menemukan tiga jeriken berisi solar dengan total 105 liter, 30 jeriken kosong berkapasitas 35 liter, serta satu mesin penyedot BBM merek Yamamax Pro berwarna hijau.
Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan AKP Stefanus Reinaldo Fajar Nuswantoro Boyoh mengatakan, dugaan penyalahgunaan tersebut dilakukan dengan mengangkut solar subsidi menggunakan truk sebelum kemudian dijual ke gudang penampungan.
“Dalam pengungkapan ini, kami mengamankan dua orang, yakni pengemudi kendaraan dan seorang penjaga gudang. Barang bukti yang diamankan berupa satu unit truk Mitsubishi Cold Diesel, dua unit telepon seluler, solar subsidi sekitar 2.500 liter, mesin penyedot, serta puluhan jeriken,” ujar Boyoh.
Dua pria yang diamankan masing-masing berinisial MR (26), yang diduga berperan sebagai penjaga gudang, dan BS (52), pengemudi truk.
Keduanya kini dibawa ke Mapolres Lampung Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami dugaan penyalahgunaan distribusi solar subsidi tersebut, termasuk peran masing-masing pihak. trb
