Rab. Okt 28th, 2026

Kadis Persip: Membaca Puisi Melatih Pikiran Lebih Peka

16c433cb 20bc 4c87 b15a 8252f581c8ab (1)
foto

Dawai News, Solok – Membaca adalah melihat serta memahami isi dari apa yang tertulis−dengan melisankan atau hanya dalam hati, mengeja atau melafalkan apa yang tertulis, mengetahui, serta mengucapkan−doa ataupun mantra.

Sedangkan membaca puisi dapat melatih pikiran menginterpretasikan kata-kata sehingga membuat seseorang lebih peka.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Solok, Eko Gunanto, S.Pd, saat kata sambutan pada Lomba Baca Puisi di Festval Literasi Kabupaten Solok, Koto Baru, 28 Oktober 2026.

Kadis menambahkan, kata-kata sederhana yang penuh makna, puisi dapat menjadi media penyampaian gagasan, serta mengungkap ilusi dan imajinasi yang sarat makna.

Selanjutnya, tambah Kadis, proses memfungsikan imaji, mengaktualisasi, dan memfungsikan objek (berupa teks puisi) menjadi pertunjukan kepada publik.

Maka, pembaca puisi harus memahami makna puisi, maksud membaca puisi, kebutuhan pembaca, dan cara mengaktualisasikannya, tukuk Kadis.

Kata-kata yang indah dalam puisi lazim digubah pujangga tersebab lahir dari kepekaan rasa, kepekaan terhadap persoalan-persoalan kemanusiaan, cinta kasih, lingkungan, sosial, budaya, an ekonomi, ujar nya.

Kepekaan-kepekaan itu diungkapkan melalui pemilihan diksi yang berpadu indah sehingga melahirkan jalinan kata-kata yang sarat makna, pungkas Kadis. dw

dw

By dw

Related Post

Tinggalkan Balasan