Rab. Okt 28th, 2026

Gubernur Malut: Narkoba Malut Level Waspada

HmSyB3WuDP3V3rFmxg6Oe4NnoViuI1gvqyK0W95r
foto

Dawai News, Maluku Utara – Penyebaran narkoba di wilayah Maluku Utara saat ini berada pada level Waspada.

Hal tersebut di ungkapkan oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, usai melakukan pertemuan dan audiensi dengan pihak Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) yang diwakili oleh Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN RI, Irjen Pol. Aldrin M.P. Hutabarat, bertempat di Hotel Bela, Ternate, Selasa, 27 Oktober 2026.

Sedangkan kelompok usia yang paling rentan terhadap paparan barang haram tersebut adalah rentang usia 15 hingga 24 tahun, yang didominasi oleh kalangan pelajar dan mahasiswa, tukuk Sherly.

Gubernur juga mengatakan bahwa dalam diskusi tersebut pihaknya bersama BNN telah merumuskan sejumlah langkah taktis guna mengurangi tingkat penyebaran dan menekan angka kasus narkoba di Maluku Utara.

Ia menambhakan, berdasarkan data penyebaran kasus, daerah di Maluku Utara yang menjadi titik perhatian utama meliputi Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, dan Kabupaten Halmahera Tengah.

Untuk mengatasi keterbatasan fasilitas infrastruktur, khususnya ketiadaan Unit Layanan Terpadu (ULT) milik BNN di daerah, Gubernur Sherly menginstruksikan agar BNN segera berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan yang tersebar di 10 kabupaten/kota.

“Mereka bisa sharing kantor terlebih dahulu, yang penting programnya bisa berjalan untuk sosialisasi, mitigasi, dan menyetop penyebaran yang sudah ada,” ungkap Gubernur.

Menutup keterangannya, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran narkotika demi melindungi masa depan generasi muda di Bumi Moloku Kie Raha. hum

dw

By dw

Related Post

Tinggalkan Balasan