Dawai News, Pesisir Selatan – Kemitraan antara pemerintah daerah dan insan pers harus bertumpu pada keterbukaan, saling menghormati, serta profesionalisme, tanpa mencederai independensi jurnalistik.
Hal tersebut disampaikan Bupati Pesisir Selatan, H. Hendrajoni, S.H., M.H., menegaskpada acara pelantikan dan pengukuhan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesisir Selatan periode 2026–2029, Senin (2/11).
Menurutnya, pers memiliki kedudukan strategis dalam dinamika pembangunan daerah. Kehadiran wartawan tidak semata-mata menjalankan fungsi penyampai informasi, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Baca Juga: Bupati Pessel Buka Festival Literasi
Melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, publik dapat memperoleh pemahaman mengenai kebijakan, program pembangunan, serta capaian pemerintah daerah. Pada saat bersamaan, pers juga memiliki ruang untuk menyuarakan aspirasi masyarakat dan menyampaikan kritik terhadap penyelenggaraan pemerintahan.
“Kritik yang objektif dan berdasarkan fakta merupakan bahan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” katanya.
Ia menilai kritik pers bukan sesuatu yang harus dihindari, melainkan bagian dari mekanisme kontrol sosial yang konstruktif. Karena itu, pemerintah daerah perlu membuka ruang komunikasi yang sehat dengan insan pers, seraya tetap menghormati kebebasan wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.
Hendrajoni menekankan bahwa kemitraan pemerintah dan pers tidak boleh dimaknai sebagai hubungan yang membatasi ruang gerak pemberitaan. Wartawan harus tetap memiliki keleluasaan untuk menyampaikan kritik berbasis fakta serta mengangkat aspirasi masyarakat sesuai ketentuan dan Kode Etik Jurnalistik.
“Wartawan harus tetap bebas menjalankan tugasnya, menyampaikan kritik berdasarkan fakta, dan mengangkat aspirasi masyarakat sesuai dengan ketentuan serta kode etik jurnalistik,” lanjutnya menekankan.
Dalam kesempatan itu, Hendrajoni juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus PWI Kabupaten Pesisir Selatan yang telah resmi dilantik dan dikukuhkan. Ia mengingatkan bahwa amanah organisasi merupakan tanggung jawab besar, terutama dalam memajukan kelembagaan, meningkatkan profesionalisme wartawan, serta menjaga marwah dan integritas jurnalistik.
Kepada kepengurusan yang baru, ia berharap PWI mampu memperkuat solidaritas antarwartawan, meningkatkan kompetensi anggota, dan mengembangkan organisasi menjadi mitra strategis dalam mendorong kemajuan daerah.
Lebih jauh, Bupati menyebut bahwa cita-cita mewujudkan Pesisir Selatan yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers. Kolaborasi tersebut diharapkan melahirkan iklim informasi yang sehat, mencerdaskan, serta mampu mendorong partisipasi publik dalam pembangunan.
Menurutnya, keterbukaan informasi dan komunikasi yang konstruktif akan membantu memastikan kebijakan pemerintah, penyelenggaraan pelayanan publik, serta berbagai program pembangunan tersampaikan secara luas kepada masyarakat.
Pelantikan dan pengukuhan Pengurus PWI Kabupaten Pesisir Selatan periode 2026–2029 tersebut menjadi momentum bagi organisasi wartawan itu untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus meneguhkan peran pers dalam kehidupan demokrasi dan pembangunan daerah.
Hendrajoni berharap amanah kepengurusan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, sehingga PWI semakin maju, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. hum
