Disusun Oleh : Dawai News
Setiap umat Islam menantikan Malam Nuzulul Qur’an, malam yang penuh keberkahan karena diyakini sebagai saat pertama kali Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad . Peristiwa ini menjadi momentum penting untuk memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur’an, dan merenungi makna wahyu ilahi.
Secara harfiah, “Nuzulul Qur’an” berarti turunnya Al-Qur’an. Peristiwa ini menandai awal diturunkannya wahyu pertama, yaitu Surah Al-‘Alaq (96:1-5), ketika Nabi Muhammad berusia 40 tahun di Gua Hira, Makkah. Momen ini menjadi tonggak sejarah penting dalam agama Islam, karena Al-Qur’an menjadi petunjuk hidup bagi umat manusia.
Tanggal peringatan, mayoritas ulama sepakat bahwa Malam Nuzulul Qur’an jatuh pada malam 17 Ramadan. Meski ada pendapat lain yang menyebut tanggal 19 atau 21 Ramadan, tanggal 17 adalah yang paling umum diperingati. Malam ini berbeda dengan Lailatul Qadr, yang terjadi pada malam ganjil 10 hari terakhir Ramadan, meski keduanya sama-sama memiliki keutamaan besar.
Dalil Nuzulul Qur’an
Al-Qur’an dan Hadis menjadi dasar penting bagi malam ini:
- Surah Al-Qadr (97:1-5)
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ … سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ
“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada Malam Kemuliaan… Salam sejahtera sampai terbit fajar.”
- Surah Al-‘Alaq (96:1-5) – Wahyu pertama:
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ … عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ
“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan… Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.”
- Hadis Riwayat Aisyah radhiyallahu ‘anha (HR. Bukhari & Muslim)
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ …
“Bulan Ramadan adalah bulan di mana Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk bagi manusia, dan sebagai pembeda antara yang benar dan yang salah.”
5 Keistimewaan Nuzulul Quran
Malam Nuzulul Quran yang diperingati setiap 17 Ramadhan memiliki lima keistimewaan. Hal ini yang membuat Nuzulul Quran lebih istimewa dibandingkan malam-malam lainnya. Simak lima keistimewaan Nuzulul Quran yang jatuh pada Sabtu 8 April 2023 berikut ini:
- Lebih Baik dari Malam 1000 Bulan
Malam Nuzulul Quran disebut lebih baik daripada malam-malam selama seribu bulan. Maksudnya, mengerjakan amalan atau beribadah di malam Nuzulul Quran nilainya lebih baik daripada ibadah selama seribu malam. Hal ini disebutkan di dalam Al-Quran melalui Surat Qadr ayat 3 yang berbunyi:
Artinya: “Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan,”
- Malam Penuh Keberkahan
Malam diturunkannya Al-Quran ke bumi, yaitu pada tanggal 17 Ramadhan disebut sebagai malam yang penuh dengan berkah. Hal ini berdasarkan firman Allah SWT di dalam Al-Quran Surat Ad-Dukhan ayat 3 yang berbunyi:
Artinya: “Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi. Sungguh, Kamilah yang memberi peringatan,”
- Malaikat Turun ke Bumi
Malam Nuzulul Quran disebut sebagai malam yang istimewa salah satunya karena para malaikat turun ke bumi, termasuk Malaikat Jibril. Hal ini berdasarkan firman Allah dalam Surat Al-Qadr ayat 4 yang berbunyi:
Artinya: “Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan,”
- Diampuni Dosa-dosanya
Bagi mereka yang menghidupkan malam Nuzulul Quran akan diampuni dosa-dosanya Allah SWT. Maksud dari menghidupkan adalah melakukan ibadah ataupun amalan-amalan dengan mengharap ampunan-Nya seperti yang diriwayatkan Bukhari.
Artinya: “Barangsiapa melaksanakan salat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni,” (HR Bukhari).
- Takdir Tahunan Dicatat
Keistimewaan malam Nuzulul Quran lainnya adalah dicatatnya takdir tahunan kita. Takdir yang dimaksud meliputi rezeki, untung, mati, dan lain sebagainya. Dengan memperbanyak amalan dan ibadah di malam Nuzulul Quran, diharapkan mendapatkan takdir tahunan yang penuh keberkahan. Firman Allah SWT dalam Surat Ad Dukhan ayat 4 yang berbunyi,
فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ
Artinya: “Pada (malam itu) dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah,”
