Mengaji besar dilakukan
- Mengaji besar dilakukan membantai kerbau, untuk batagak penghulu suku.
- Sebelum mengaji besar, kepala/mamak rumah kaum harus duduk dengan seluruh kaumnya.
- Setelah duduk dengan kaumnya, mamak rumah memberitahukan ke kaum yang lainnya, terutama, Malin, Manti dan Dubalang.
- Sepakat Kaum dan ninik mamak dalam suku, baru dilaporkan ke Masjid untuk menentukan hari dan tanggal mengaji.
- Sipangka perempuan, membawa /menentukan pesumandan untuk memanggil orang nagari
- Pakaian pasumandan untuk memanggil orang nagari yaitu pakain bundo kandung (Baju hitam, Pakai Tikuluak).
- Sipangka laki laki mamanggia urang yang akan membawa kayu ( kayu di bawa biasanya seminggu sebelum mengaji / hari minggu).
- Pada hari minggu waktu membawa kayu, sipangka perempuan melepas pasumandan untuk memanggia masyarakat nagari.
- Sipangka laki laki, sepengetahuan ninik mamak menentukan Janang tuo dari anak pisang.
- Sipangka laki laki memanggie untuk duduak duduak, mamanggie untuk ma ungguak kayu, malamang dan mengaji.
- Duduak duduak dilakukan Patang Raba’a/ Rabu Malam / Malam Kamis).
Bersambung
