Rab. Agu 5th, 2026

Maigus: Penyebab Banjir Di Padang Intensitas Hujan Tinggi

0vBRVbWMqTAesZaqKTnRUz0kJdX7S3zgsiSOgC3x (1)
foto

Dawai News, Padang – Banjir di Kota Padang disebabkan oleh intensitas hujan tinggi yang mengguyur Kota Padang sejak Senin, 3 Agustus 2026, memicu luapan air dan banjir di Kecamatan Kuranji, Nanggalo, dan Koto Tangah.

Hal tesrebut disampaikan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat mendampingi Sekretaris Utama Badan Penanggulangan Bencana Nasional (Sestama BNPB), Rustian, dikawasan terdampak banjir bandang di Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Selasa, 4 Agustus 2026.

Bencana hidrometeorologi ini mengakibatkan sejumlah rumah warga terendam, fasilitas pendidikan dipenuhi lumpur, serta kerusakan pada beberapa infrastruktur vital, tukuknya.

Oleh karena itu, Pemko Padang mengharapkan intervensi penuh dan dukungan dari pemerintah pusat, ujarnya.

“Kami mohon bantuan dari Pak Sestama BNPB agar dapat mendukung penanganan bencana di Kota Padang. Kami juga berharap proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang ditangani pemerintah pusat akibat bencana hidrometeorologi November 2025 lalu dapat dipercepat, sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Sestama BNPB, Rustian, menegaskan bahwa kedatangannya ke Kota Padang bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan sekaligus memetakan kebutuhan penanganan darurat hingga tahap pemulihan.

“Kami akan menginventarisasi kebutuhan di lapangan dan mengordinasikannya lebih lanjut agar proses penanganan maupun pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan baik. BNPB akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Padang dalam upaya percepatan penanganan dampak bencana ini,” ujar Rustian.

Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kota Padang dan BNPB berkomitmen untuk memperkuat koordinasi, baik dalam penyaluran bantuan tanggap darurat maupun perencanaan rekonstruksi jangka panjang demi keselamatan dan kenyamanan warga Kota Padang. fb

dw

By dw

Related Post

Tinggalkan Balasan