Jum. Agu 21st, 2026

Lakukan Monev Timker JKN Pessel

1787277074 ONQ7w 1000444551~2
foto

Dawai News, Pesisir Selatan – Lakukan monitoring oleh Tim Kerja (Timker) JKN-Rujukan Bidang Pelayanan Kesehatan dan SDK Dinas Kesehatan, PPKB Kabupaten Pesisir Selatan, di Puskesmas IV Koto Mudiek,Kecamatan Batang Kapas, Kamis, 20 Agustus 2026.

Kepala Dinkes PPKB Kabupaten Pesisir Selatan, Agustina Rahmadani mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memperkuat koordinasi dan memastikan pelaksanaan program berjalan optimal di tingkat Puskesmas. Monev melibatkan Kepala Puskesmas, KTU, penanggung jawab program serta Bidan Koordinator (Bikor).

Dalam bidang JKN, tim menekankan pentingnya koordinasi antara petugas SIPP dan Bikor terkait pendataan kelahiran bayi dari ibu peserta PBI-JK maupun PBPU-BP Pemda, sehingga kepesertaan BPJS Kesehatan bayi dapat segera dientri, baik bayi yang lahir di Pustu maupun di Puskesmas. Selain itu, dilakukan pendataan ulang terhadap ibu hamil risiko tinggi dan pasien ODGJ yang belum memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan.

Untuk program Prolanis, Puskesmas mendorong mengaktifkan kembali kelompok Prolanis di setiap nagari melalui koordinasi lintas program, meliputi Bikor, program PTM dan Promosi Kesehatan, serta memastikan proses pengklaiman kepada BPJS Kesehatan dapat berjalan dengan baik.

Pada aspek rujukan, Karu IGD dan tim diingatkan agar setiap proses rujukan pasien dari FKTP ke FKRTL didahului dengan penggunaan aplikasi SISRUTE. Petugas yang melakukan rujukan harus memahami sepenuhnya kondisi pasien dan selalu berada di sisi pasien selama proses rujukan berlangsung. Keaktifan kepesertaan pasien BPJS Kesehatan juga perlu dipastikan sebelum proses rujukan.

Sementara itu, untuk PSC-119 dan kebencanaan, penanggung jawab Puskesmas PSC-119 diperlukan untuk memperkuat koordinasi lintas program agar keberadaan layanan PSC-119 semakin dikenal masyarakat. Penanggung jawab program bencana juga diarahkan untuk membuat pemetaan wilayah rawan bencana serta menyampaikan laporan kejadian bencana dengan format cepat agar dapat segera diinformasikan dan ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan, termasuk untuk diteruskan ke Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat.

Sebagai tindak lanjut, Kepala Ruangan IGD Puskesmas IV Koto Mudiek yang telah mengikuti pelatihan BTCLS akan melakukan sosialisasi dan berbagi pengetahuan terkait BTCLS kepada bidan desa dan tenaga kesehatan se-wilayah kerja Puskesmas IV Koto Mudiek pada minggu depan.

Alhamdulillah, kegiatan monev dan supervisi berjalan dengan lancar, penuh koordinasi dan komitmen bersama. Semoga penguatan program ini semakin meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta memberikan pelayanan yang cepat, tepat dan aman bagi masyarakat.

dw

By dw

Related Post

Tinggalkan Balasan