Rab. Feb 4th, 2026

Carlin dan Stanislaus di Nobatkan Jadi Putra Putri Kaltim

WhatsApp Image 2026 01 29 at 09.18.12 (1)

Dawai News, Kalimantan Timur – Carlin Alexandra Navratilova Handaya dan Stanislaus Nathan Aradian Purba dinobatkan sebagai Putri dan Putra Pelajar Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Carlin Alexandra, siswi SMP Santo Fransiskus Assisi Samarinda, mengaku tidak menyangka dapat meraih gelar Putri Pelajar Kaltim 2026. Ia menilai kemenangan tersebut sebagai amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Saya merasa diberkati. Saya tidak melihat mahkota atau selempang ini sebagai simbol status, tetapi sebagai tanggung jawab untuk bertindak, menginspirasi, dan memimpin pelajar serta dunia pendidikan di Kalimantan Timur,” ujar Carlin ditemui, Rabu malam, 28 Januari 2026.

Whats App Image 2026 01 29 at 09.18.13

Sementara itu, Stanislaus Nathan, siswa Sekolah Murid Merdeka yang berasal dari kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), juga mengungkapkan rasa syukur atas terpilihnya sebagai Putra Pelajar Kaltim 2026. Ia mengaku tidak menargetkan posisi juara sejak awal kompetisi.

“Saya sangat senang dan bersyukur. Awalnya saya berpikir hanya bisa masuk lima besar, tetapi ternyata bisa meraih juara pertama,” katanya.

Keduanya juga berbagi pengalaman selama menjalani masa karantina. Carlin menyebut keterbatasan waktu untuk berganti pakaian serta cuaca panas menjadi tantangan tersendiri. Hal serupa disampaikan Nathan, yang menilai kondisi cuaca menjadi kendala utama selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Ke depan, Carlin menyadari tantangan terbesarnya adalah memimpin serta mengajak pelajar di Kaltim untuk bergerak bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Ia menegaskan tetap berkomitmen untuk membawa perubahan positif meskipun tidak semua pihak sepakat dengan langkah yang diambil.

“Saya ingin dunia pendidikan di Kaltim menjadi lebih baik, dan saya siap menjalani tanggung jawab itu,” tegasnya.

Whats App Image 2026 01 29 at 09.18.12

Sementara itu, Nathan memaparkan rencana konkret selama masa jabatannya, yakni membangun pojok baca di kawasan Ibu Kota Nusantara. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan minat baca di kalangan pelajar dan masyarakat umum.

“Literasi pelajar Indonesia saat ini masih berada di peringkat 71 dari 81 negara. Saya ingin berkontribusi meningkatkan budaya membaca melalui program pojok baca,” tutup Nathan. 

dw

By dw

Related Post

Tinggalkan Balasan