Ketentuan hari kedua atau setelah di penguburan simayat :
- Pada hari kedua atau setelah mayat di kubur, seluruh ninik mamak, urang jinih nan ampek, anak dan kaum kerabat si mayat duduak duduak/ pertemuan dirumah ibu atau kaum dari si mayat.
- Duduak duduak hari kedua membicarakan Tak ‘alie / tahlilan di rumah dan di masjid, mengambil hari/ mangaji di rumak sanak famili .
- Duduak duduak membicarakan tamek kaji / manyapuluh dan mamarik kubur, tangih nan ba pujuak/ sumbangan berupa uang.
- Bapak / induak bako mengatakan tentang mangaji samalam.
Tak ‘alie /Tahlilan di rumah :
- Tahlilan kalau mayat perempuan di lakukan dirumah nya/ kaum dengan banyak 1 tamat.
- Tahlilan kalau mayat laki laki di rumah anak dan dirumah ibu/ dirumah kaum si mayat dengan banyaknya 1 tamat baik di rumah anak maupun dirumah ibu / kaum.
- Tahlilan di rumah makan sagun dan makan nasi.
Tahlilan di masjid
- Tahlilan dimesjid sesuai dengan permintaan dari anak kemenakan/ sanak family dari simayat
- Permintaan dari sanak family tiap orang atau sejumlah orang satu tamat.
- Tahlilan di masjid dilakukan oleh ninik mamak, alim ulama, cadiek pandai, sanak family dan jema,ah masjid sebelum Shalat Jum’at.
Mengambil hari/ mangaji, mamarik kubur dan tangih bapujuak di rumak sanak famili .
- Mengambil hari/ mengaji bagi mayat yang belum baliqh di rumah sanak famili sesudah mengaji tujuh hari.
- Mengambi Hari / Mangaji di rumah sanak family bagi simayat laki laki di lakukan sesudah tamek kaji di rumah ibu atau kaumnya.
- Mengambil hari / Mengaji di rumah sanak family bagi simanyat perempun di lakukan sesudah tamek kaji di rumah anak/ kaum si mayat.
- Hari yang boleh di ambil sesudah tamek kaji / manyapuluh/ manduo puluh/ tigo puluh dengan ketentuan, hari 40, 50, 60, 70, 80, 90, 100, 103, 105 dan 107 sedangkan 110 hari pada umumnya sipangka malapeh siak dan bisa juga mangaji sudah.
- Tangih nan ba pujuak adalah sumbangan berbentuk uang dari orang yang datang pada hari kematian, di hitung pada duduak duduak untuk diketahui oleh seluruh warga Nagari Gauang.
- Mamarik kubur dilakukan untuk mayat dewasa waktunya sepuluh hari sejak duduak duduak hari setelah mayat terkubur.
- Mamarik kubur untuk mayat anak yang belum baliqh di lakukan pada waktu tujuh hari.
- Kuburan anak yang belum baliqh di tunggui/ di hunikan selama tujuh malam sebelum di parik.
- Tamek kaji baik dilakukan dirumah anak/ di rumah kaum malamang beras secukupnya.
- Malamang pada menyepuluh dilakukan sehari sebelum mangaji.
- Malamang dilakukan oleh Pihak keluarga, anak pisang dan pasumandan.
- Malamang dan mangaji menyepuluh tidak di panggie.
- Mangaji samalam yang di lakukan di rumah bako dari si mayat.
- Tangih nan bapujuak pembagiannya diserahkan oleh KAN kepada Panghulu suku dari keluarga si mayat.
Bersambung
