Disusun Oleh: Dt. Rajo Batipueh
Mengaji sudah / mangaji sampai hari pada kematian :
- Mengaji biasa.
- Mengaji biasa pada umumnya orang tidak membantai kambing, sapi dan kerbau.
- Mengaji biasa terhadap perempuan, anak anak, urang sumando atau di luar yang empat jinih, jinih nan empat serta mak rumah / urang tuo dalam nagari.
- Mengaji biasa, kalau membantai sapi itu di namakan dengan kayo nan ba kamoleran
- Mangaji Biasa baik membantai maupun tidak, carano di haruskan dibawa ke Masjid hari Jum’at Sebelum hari/ waktu Mengaji
Mangaji biasa di lakukan :
- Hari mengaji tersebut sepengetahuan orang yang empat jinih/ jinih nan empat dengan cara di ambil hari atau tanggal di Masjid Nagari Gauang.
- Masyarakat dipanggie “ Pikek Balam Jo Balam “.
- Panggilan di lakukan oleh punya kegiatan, laki laki pakai kopiah dan perempuan pakaian Baju kurung /bundo kanduang.
- Panggilan mencari kayu, malamang maupun hari mengaji.
- Mencari kayu di lakukan oleh laki laki seminggu / waktu hari malamang sehari sebelum mengaji.
- Malamang, membuat gulai/ sambal di lakukan oleh perempuan.
- Malamang dilakukan hari Kamis untuk mangaji hari Jum’at atau hari Sabtu untuk mangaji hari Minggu.
- Malamang di lakukan oleh anak pisang, pasumandan dan di bantu oleh masyarakat.
- Pada Saat Malamang kegiatan yang dilakukan mangukua, memeras kelapa, membuat samba, biasanya dilaksanakan oleh anak pisang, pasumandan, dan dibantu masyarakat nagari.
- Lamang sudah masak, dimakan bersama sama oleh ninik mamak suku, anak pisang, rang sumando dan masyarakat nagari.
