Ming. Mei 3rd, 2026

Mangaji Sudah Adat Nan Ter Adat Di Gauang

Eceed20efa017191633cf3d7934c110b 1
foto

Disusun Oleh: Dt. Rajo Batipueh

Mengaji sudah / mangaji sampai hari pada kematian :

  1. Mengaji biasa.
  2. Mengaji biasa pada umumnya orang tidak membantai kambing, sapi dan kerbau.
  3. Mengaji biasa terhadap perempuan, anak anak, urang sumando atau di luar yang empat jinih, jinih nan empat serta mak rumah / urang tuo dalam nagari.
  4. Mengaji biasa, kalau membantai sapi itu di namakan dengan kayo nan ba kamoleran
  5. Mangaji Biasa baik membantai maupun tidak, carano di haruskan dibawa ke Masjid hari Jum’at Sebelum hari/ waktu Mengaji

Mangaji biasa di lakukan :

  1. Hari mengaji tersebut sepengetahuan orang yang empat jinih/ jinih nan empat dengan cara di ambil hari atau tanggal di Masjid Nagari Gauang.
  2. Masyarakat dipanggie “ Pikek Balam Jo Balam “.
  3. Panggilan di lakukan oleh punya kegiatan, laki laki pakai kopiah dan perempuan pakaian Baju kurung /bundo kanduang.
  4. Panggilan mencari kayu, malamang maupun hari mengaji.
  5. Mencari kayu di lakukan oleh laki laki seminggu / waktu hari malamang sehari sebelum mengaji.
  6. Malamang, membuat gulai/ sambal di lakukan oleh perempuan.
  7. Malamang dilakukan hari Kamis untuk mangaji hari Jum’at atau hari Sabtu untuk mangaji hari Minggu.
  8. Malamang di lakukan oleh anak pisang, pasumandan dan di bantu oleh masyarakat.
  9. Pada Saat Malamang kegiatan yang dilakukan mangukua, memeras kelapa, membuat samba, biasanya dilaksanakan oleh anak pisang, pasumandan, dan dibantu masyarakat nagari.
  10. Lamang sudah masak, dimakan bersama sama oleh ninik mamak suku, anak pisang, rang sumando dan masyarakat nagari.
dw

By dw

Related Post

Tinggalkan Balasan