Disusun Oleh: Dt. Rajo Batipueh
Sangsoko atau Rumah adat di Nagari Gauang identik dengan atapnya yang lancip menyerupai tanduk kerbau. Rumah Gadang yang memiliki arti rumah besar, secara fisik rumah ini memang memiliki bangunan yang besar dan dipenuhi banyak ruangan di dalamnya.
Kalau dulunya Rumah Gadang di Nagari Gauang juga dipercaya tahan terhadap gempa, karena rumah ini tak menggunakan paku untuk merekatkan kayunya, melainkan menggunakan pasak. Pasak inilah yang membuat Rumah Gadang ketika terjadi gempa tidak akan roboh, namun justru akan ikut bergoyang mengikuti ritme gempa.
Mamangan :
Mangkok di hiasilah rumah gadang.
Sarambi atok salajang kudo balari
Nan salitak litak kuciang malompek
Sadingin dingin tako makan
Rohani namo tiang tuonyo
Tiang tangah manti marawang
Urusani namo sandinyo
Samarajo kayo namo palancanyo
Salah satu doa membangun rumah menurut Islam adalah doa yang terdapat dalam surah Almu’minun ayat 29.
رَّبِّ أَنْزِلْنِيْ مُنْزَلًا مُّبَارَكًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْمُنْزِلِيْنَ
Ya Allah, tempatkan aku di tempat yang berkah, dan Engkau adalah sebaik‐baik pemberi tempat.”
