Dawai News, Pesisir Selatan – Asisten Administrasi Umum Pesisir Selatan, N. Riswandi, S.T., M.Si, menghadiri aksi penanaman mangrove yang digelar Kodim 0311/Pesisir Selatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Pantai Pasar Lamo, Nagari Salido, Kecamatan IV Jurai, Rabu, 9 September 2026.
Asisten mengatakan, aksi ini bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan penghijauan sekaligus penguatan kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
N. Riswandi menilai pelestarian kawasan pantai membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah daerah, TNI, masyarakat, kelompok peduli lingkungan, hingga generasi muda memiliki peran penting agar upaya menjaga ekosistem pesisir dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Menurutnya, penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial dalam momentum HUT TNI, tetapi merupakan langkah konkret yang memiliki manfaat jangka panjang. Mangrove berperan dalam mengurangi risiko abrasi sekaligus membantu mempertahankan keseimbangan ekosistem di kawasan pantai.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0311/Pessel Letkol Inf. Yudi Eka Pratama, M.Han. Penanaman mangrove menjadi bagian dari kepedulian TNI terhadap lingkungan sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan pesisir dari berbagai ancaman kerusakan.
Dalam kegiatan itu, N. Riswandi bersama jajaran pemerintah daerah dan unsur terkait turut mendukung aksi penanaman. Sinergi tersebut memperlihatkan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan TNI dalam menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat.
Selain unsur TNI dan Pemkab Pesisir Selatan, kegiatan juga diikuti Forkopimda, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan, instansi vertikal, camat, wali nagari, Kelompok Tani Mangrove (Poktan), serta sejumlah siswa SLTA.
Keterlibatan para pelajar mendapat perhatian tersendiri karena menjadi bagian dari upaya menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini. Generasi muda tidak hanya diajak berpartisipasi dalam penanaman, tetapi juga diharapkan memahami pentingnya menjaga ekosistem pesisir.
N. Riswandi menegaskan bahwa keberhasilan program penghijauan tidak hanya ditentukan oleh proses penanaman. Pemeliharaan dan pengawasan terhadap tanaman yang telah ditanam juga menjadi bagian penting agar mangrove dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Dengan garis pantai yang panjang, Pesisir Selatan memiliki kawasan pesisir yang perlu terus dijaga. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, TNI, masyarakat dan kelompok lingkungan dinilai penting untuk memperluas gerakan penghijauan sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem pantai.
Melalui momentum HUT ke-81 TNI,
Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan bersama Kodim 0311/Pessel dan masyarakat memperkuat komitmen menjaga lingkungan. Kehadiran Asisten Administrasi Umum N. Riswandi dalam kegiatan tersebut sekaligus menegaskan dukungan Pemkab Pessel terhadap gerakan pelestarian pesisir yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan hingga generasi mendatang.
