foto
Dawai News, Jakarta – Pemerintah sudah bekerja sangat cepat dan masif dalam 1 bulan pertama berdasarkan data dan fakta lapangan.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, saat menghadiri undangan dari Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn) Tito Karnavian selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat, kantor Kementerian Dalam Negeri, Kamis, 8 Januari 2026.

Teddy menambahkan, 72 dari 78 jalan nasional sudah tersambung, 17 jembatan bailey besar sudah tersambung,1.100 unit hunian sudah siap, seluruh rumah sakit (87 unit) dan 860 puskesmas sudah melayani pasien dan sekolah, pasar dan kegiatan ekonomi telah berjalan secara berkala.
Pertemuan tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Prof. Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Ir. Dody Hanggodo.
Selanjutnya, Kepala Staf Umum TNI selaku Wakil Ketua Satgas Letjen TNI Richard Tampubolon serta dihadiri Sekjen setiap kementerian yang hadir.

Pertemuan tersebut adalah tindak lanjut cepat atas arahan Presiden yang menunjuk Mendagri selalu Ketua Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi.
Mendagri menyampaikan tim sudah bekerja aktif dengan mengoordinasikan petugas yang sudah berada di lokasi bencana serta menyempurnakannya dengan rencana cepat kedepan.
Untuk itu, memasuki bulan kedua pada akhir Januari ini, percepetan dan perencanaan yang strategis akurat harus segera dieksekusi, terlebih dengan adanya Satgas ini.
Setelah menerima penugasan dari Presiden, Mendagri langsung mengontrol dan mengoordinasi pelaksanaan pemulihan keadaan sesuai rencana strategis yang telah dibuat. hum