Sab. Apr 18th, 2026

Adat Nan Teradat Dibidang Budaya Di Gauang

Eceed20efa017191633cf3d7934c110b
Ilustrasi

Disusun Oleh : Dt Rajo Batipueh

  1. Garis keturunan menurut ibu.
  • Garis keturunan menurut ibu di Nagari Gauang apabila lahir seorang anak dari perempuan yang bersuku koto maka anak tersebut langsung sukunya koto.
  • Lahir anak dari perempuan yang sukunya caniago maka anak tersebut langsung sukunya caniago
  • Serta lahir anak dari perempuan yang bersuku supanjang maka anak tersebut sukunya supanjang.
  • Suku di Nagari Gauang sekarang ini ada tiga yaitu : Koto, Caniago dan Supanjang.

2. Kematian

  • Nagari Gauang apabila ada kematian pada umumya seluruh masyarakat akan berbondong bondong melihat orang yang meninggal tersebut.
  • Penghulu mati ditagak marawa, payung panji kebesaran di rumah kaumnya.

– Ketentuan dari penyelenggaraan pada hari kematian :

  • Dua Jam setelah meninggal di mandikan yang di namakan mandi kuba.
  • Setelah mandi ninik mamak , alim ulama dan sanak family melakukan duduak duduak / musyawarah.
  • Musyawarah di lakukan untuk menentukan kuburan ( simayat untuk berkubur hanya boleh dibawa oleh bapak dan kaum dari si mayat ), dan orang yang akan membeli keperluan si mayat.
  • Setelah selesai duduak duduak, baru masyarakat menggali kubur, pergi kepasar dan membuat usung usungan atau tandu.
  • Setelah kembali dari pasar dan sesuai dengan kesepakatan duduk duduk Simayat di mandikan dan di kafani.

– Tata cara  menggali kubur:

Bersambung

dw

By dw

Related Post

Tinggalkan Balasan